Lipsus

Kesempatan Coblos Tim PSM Makassar Terlewatkan saat Melawat ke Filipina

Para anggota rombongan PSM yang tengah melawat ke Filipina sebenarnya sudah menyiapkan formulir A5. Tapi, waktu transit yang mepet di Manila membuat mereka gagal menggunakan hak suara.

FARID SM RAGIL PI, Jakarta

Hampir tiga tahun lamanya Guy Junior Ondoua menunggu momen ini: menggunakan hak suara di pemilu. Persisnya sejak pesepak bola kelahiran Kamerun itu resmi menjadi warga negara Indonesia pada Juli 2016.

Namun, momen yang ditunggu-tunggu itu lewat sudah. Penyerang PSM Makassar tersebut tak akan bisa berpartisipasi dalam pesta demokrasi yang bakal diikuti sekitar 192 juta pemilik suara itu.

“Mau bagaimana lagi? Saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata dia.

Semua bermula dari jadwal Guy dan rekan-rekan setim di Piala AFC, kompetisi antarklub Asia strata dua. Mereka harus berhadapan dengan klub Filipina Kaya FC-ILOILO dalam lanjutan fase grup di Bacolod, kemarin (17/4).

Untuk mempersiapkan diri secara baik, PSM memilih berangkat Sabtu malam (13/4). Berangkat dari Makassar malam, tim yang menjadi runner-up Liga 1 musim lalu tersebut transit di Denpasar, Bali, lebih dulu.

Minggu (14/4) PSM baru berangkat dari Denpasar ke Manila. Seharusnya, di ibu kota Filipina itu 27 anggota rombongan, terdiri atas 15 pemain dan sisanya ofisial, bisa mencoblos. Sebab, mereka sudah membawa formulir A5 yang dibutuhkan untuk pindah coblos.

iklan usi

1 2 3Laman berikutnya