Lipsus

Kampas Rem dari Kulit Kemiri, Dua Mahasiswa USU Raih Medali Emas

DUA mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara ( USU), Winelda Mahfud Zaidan Haris (22) dan Wahid Nurhidayat (22) meraih tiga medali emas dalam ajang ”22nd Moscow International Salon of Inventions and Innovative Technologies (Archimedes)” di Moscow, Rusia pada 26-29 Maret 2019.

Ajang ini bertujuan untuk menemukan inovasi baru dalam dunia industri yang potensial untuk dipatenkan dan dikembangkan secara komersial.

Dalam kompetisi ini, mereka membuat inovasi teknologi dari produk kampas rem organik yang terbuat dari kulit kemiri yang tidak terpakai. “Pada awalnya saya, Wahid, dan beberapa teman kami lainnya membuat startup Scandlenut yang bergerak di bidang teknologi maju dan menghasilkan salah satu produknya, yakni kampas rem organik,” ujar Winelda yang akrab disapa Wiwin.

Wiwin mengatakan bahwa dalam startup ini, ia sebagai chief executive officer (CEO) dan founder, sementara Wahid sebagai chief technical officer (CTO).

“Kami berharap dengan hadirnya kampas rem organik ini dapat mengurangi dampak dan pemakaian asbestos yang sama-sama kita tahu sangat berbahaya untuk kesehatan,” ujar Wiwin.



Pascasarjana

Unefa
1 2 3Laman berikutnya
Back to top button