Lifestyle

Zulham Agustra (Zuzu) Serius di Entertainment, Ogah Kerja Kantoran Lagi

Sempat bekerja sebagai karyawan di dua perusahaan berbeda, kini Zulham Agustra atau yang lebih dikenal dengan Zuzu memutuskan untuk serius di bidang entertainment (hiburan). Ia merasa, bidang entertainment memberikan kebebasan kepadanya untuk berekspresi, berkarya, dan berkreativitas.

Sejak masih duduk di kelas 3 SMA, Zuzu sudah mulai masuk dunia entertainment. Ia beberapa kali mengikuti lomba modelling, hingga kemudian diminta menjadi asisten pengajar modelling di salah satu management di Pematangsiantar. Saat itu, Zuzu juga sudah mulai menjadi Master of Ceremony (MC).

Namun tak lama. Sebab Zuzu memilih bekerja sebagai karyawan di salah satu pusat perbelanjaan di Pematangsiantar. Di tempat itu, bakat dan minat Zuzu di bidang entertainment diberi ruang.

“Awalnya saya ditempatkan di bagian logistik. Lalu, manajer memindahkan saya ke bagian customer service, yang salah satu tugasnya di bidang entertainment. Manajer saya saat itu melihat ada potensi pada diri saya. Dia selalu support saya untuk terus berkarya di entertainment,” terang anak kedua dari tiga bersaudara, buah hati Soponyono dan Sariani tersebut.

Tahun 2016, Zuzu memutuskan resign. Ia pindah bekerja ke perusahaan farmasi. Awalnya, Zuzu bertugas di Pematangsiantar. Lalu, mutasi ke Padangsidimpuan, dan selanjutnya ke Nias. Nah, saat dimutasi ke Nias, tepatnya tahun 2018, Zuzu kembali resign. Ia memutuskan untuk serius di bidang entertainment.

Setelah tidak terikat pekerjaan, Zuzu semakin menapakkan kaki di dunia entertainment. Tak lagi hanya sebagai MC, pria yang lahir 31 Juli 1992 ini merambah bidang lainnya. Seperti wedding organizer (WO), membentuk Zuzu Management dan Zuzu Production untuk Event Organizer (EO).

“Jadi, saya punya model, dancer, DJ, grup band, fotografer, dan videografer,” tukas Zuzu yang sempat menjadi penyiar radio.

Khusus di bidang MC, nama Zuzu sudah tidak asing lagi di Kota Pematangsiantar. Zuzu sendiri, saat ini sudah banyak menerima job hingga ke luar kota, seperti Banda Aceh, Padangsidimpuan, Sibolga, Rantauprapat, Tarutung, dan Medan. Dijadwalkan, 13-14 Maret 2010, Zuzu akan menjadi MC di acara Grandfinal Mr Teen Sumatera Utara di Amaliun Foodcourt.

“Bulan depan, ada juga job di Banda Aceh dan Batam,” tambah Zuzu yang menjadi perwakilan Sumatera Utara untuk Nominasi MC Award di Jakarta. Namun Zuzu urung berangkat di acara grandfinal karena telanjur menerima job di saat yang sama.

Di waktu luangnya, seperti sedang tidak ada job, Zuzu biasanya mengurus ternak ayam kampung miliknya di rumahnya, Jalan Medan Km 8,5 Sinaksak, Kabupaten Simalungun. Jika Zuzu sibuk, sang ibu lah yang mengambil alih mengurus ayam-ayam tersebut.

“Kebetulan makanan kesukaan saya itu ayam rica-rica. Kalau lagi ingin makan ayam rica-rica, tinggal tangkap dan potong ayamnya, dan dimasak ibu saya,” terang laki-laki yang hobi travelling dan menonton ini.

Ditanya suka duka menjadi MC, Zuzu mengaku sukanya bisa jalan-jalan dan bertemu banyak orang.

“Bisa jalan-jalan gratis, dan dibayar pula. Istilahnya, hobi yang dibayar,” sambung Zuzu yang sejak remaja bercita-cita menjadi pengusaha.

Sedangkan dukanya, kata Zuzu, ada job yang pernah tidak dibayar karena uangnya dilarikan pihak EO.

“Tapi hanya sekali, dan sudah lama,” tandas Zuzu yang menerima job MC untuk berbagai event, mulai wedding, konser, ulang tahun, hingga acara religi.

Zuzu yang berencana melepas lajang di tahun depan dengan kekasih hati yang dipacarinya sejak masa SMA, berpesan kepada generasi muda untuk tetap berkarya, rendah hati, dan memiliki banyak kawan.

“Bagi saya, banyak kawan berarti banyak rezeki. Saya suka berkawan, dan tidak pilih-pilih meski banyak juga yang menganggap saya sombong. Padahal saya tidak pernah sombong,” pungkasnya. (awa)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close