Lifestyle

Yuni Sunarya Style di Panggung Sering jadi Perhatian

Sebagai penyanyi, Yuni Sunarya kerap tampil beda. Ada saja gaya yang diciptakannya sendiri yang menarik perhatian. Bahkan tak jarang, ia menjadi pembicaraan di media sosial (medsos).

“Sebenarnya style saya itu spontan saja. Seperti hijab yang dipadukan topi baret. Tapi banyak yang bilang style saya selaku ok,” terang pemilik nama lengkap Yuni Ardika Sunarya, tanpa bermaksud menyombongkan diri.

Menurut Yuni, ia mulai tampil menyanyi di depan umum sejak masih kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Namun saat itu sebatas di lingkungan rumahnya, di Jalan Cokroaminoto, Gang Seika Pematangsiantar.

Hobi Yuni menyanyi berlanjut terus. Di masa SMA, ia sudah menjadi penyanyi tetap di salah satu kafe di Jalan Sudirman Pematangsiantar. Sebagai penyanyi, Yuni mengaku mampu untuk semua genre. Hanya saja, ia lebih fokus ke jalur pop rock.

“Idola saya Nicky Astria. Saya suka lagu-lagunya. Style panggung saya juga banyak meniru Nicky Astria. Apalagi banyak yang bilang saya cocok membawakan lagu-lagu Nicky Astria,” tukas ibu tiga putri ini, yaitu Rossi Fatika Sani Harahap (16), Mesya Fadila Sani Harahap (13), dan Mega Aprilia Sani Harahap (3).

Yuni menceritakan, ia berhenti menyanyi pasca menikah dengan kekasih hatinya, Taufik Sani Harahap, di tahun 2002. Apalagi, ia pindah dari Kota Pematangsiantar ke Mambang Muda, Labuhanbatu, mengikuti keluarga suami. Sedangkan sang suami bekerja di Kisaran, Kabupaten Asahan.

Dua tahun kemudian, Yuni dan suami kembali tinggal di Pematangsiantar. Mereka tinggal di Kelurahan Pardomuan. Di situ, Yuni mulai berdagang kecil-kecilan.

Tak lama, Yuni dan suami pindah ke kawasan Karang Sari. Di situ, sang suami mulai sakit-sakitan, dan kemudian meninggal dunia, Maret 2016.

“Saat suami sakit-sakitan, saya bekerja apa saja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” tukas bungsu dari dua bersaudara, buah hati pasangan suami istri almarhum Sunaryo dan Adlina Lubis ini.

Pasca ditinggal suami, Yuni bekerja keras demi tiga putrinya. Ia sempat bekerja di distributor kosmetika dan minuman. Namun karena harus bertugas jauh dari Kota Pematangsiantar, Yuni memilih keluar.

Di tahun 2017, Yuni kembali naik panggung. Sebelumnya, Yuni memang sering menyanyi, tapi tidak rutin. Biasanya menggantikan temannya yang berhalangan.

“Mulailah saya kembali naik panggung. Dan mulai banyak orderan,” ujar perempuan yang lahir 13 Juni 1982 ini lagi.

Masih kata Yuni, bakat menyanyinya menurun dari almarhum ayahnya. Tak hanya sang ayah, keluarga besar ayahnya juga banyak yang pintar menyanyi.

“Dengan menyanyi, hobi saya tersalurkan dan saya bisa berekspresi. Apalagi saya juga dibayar,” sebut wanita yang hobi menonton film horor dan action ini.

Yuni pun sempat mencoba peruntungannya dengan mengikuti audisi Indonesia Idol. Namun saat itu, ketahuan usianya sudah 28 tahun. Padahal batas usia maksimal peserta yakni 27 tahun.

“Mereka lihat KTP saya. Rupanya usia saya sudah lewat. Ya, saya anggap itu pengalaman,” jelas Yuni yang menerima order menyanyi hingga ke luar kota, seperti Rantauprapat.

Alumni SMK Surya Komputer Pematangsiantar ini sekarang fokus menyanyi demi tiga buah hatinya. Selain untuk acara wedding, Yuni sering tampil di acara-acara instansi, baik pemerintah maupun swasta.

“Alhamdulillah, saya punya keluarga dan banyak kawan yang selalu mendukung aktivitas saya,” tukasnya. (awa)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close