Lifestyle

Yesi Hutauruk: Dukungan Teman Bikin Percaya Diri

FaseBerita.ID – Setelah menikah, Yesi Hutauruk total menjadi ibu rumah tangga. Nyaris tidak ada aktivitas rutinnya di luar rumah.

Hingga kemudian, ia mulai rajin mengikuti aerobic, gym, dan zumba di Sanggar Citra Gym, Jalan Pdt J Wismar Saragih Pematangsiantar. Di sanggar tersebut, Yesi bergaul dengan sesama member dan juga instruktur. Dari sejumlah member yang ada, Yesi berteman akrab dengan tujuh orang.

Ketujuh orang tersebut, selama sekitar tiga tahun terakhir ini menjadi bagian dari hidup Yesi. Bersama mereka, Yesi berbagi suka dan duka. Nyaris tidak pernah ada konflik di antara mereka.

Mereka lah, kata Yesi, yang mendorongnya menjadi instruktur zumba. Bahkan hingga tergabung dalam Zumba Instructore Network (ZIN), jaringan instruktur zumba internasional.

Awalnya, menurut alumni SMA Negeri 3 Pematangsiantar ini, salah seorang dari tujuh sahabatnya yang merupakan instruktur aerobic, dan kemudian ke zumba. Karena sesuatu hal, instruktur tersebut tidak bisa fokus ke zumba. Akhirnya, ketujuh sahabat meminta Yesi yang fokus menjadi instruktur zumba.

Yesi Hutauruk foto bareng sahabatnya; Heni, Eva, Cindy, Nova, Umi, Rini, dan Asih

“Ketujuh sahabat saya itu, yakni Heni, Eva, Cindy, Nova, Umi, Rini, dan Asih. Kebetulan, di antara kami hanya saya yang ibu rumah tangga murni. Sedangkan yang lainnya bekerja di perusahaan dan memiliki usaha. Mereka mendorong saya agar mau jadi instruktur zumba,” terang bungsu dari lima bersaudara ini.

Karena terus mendapat support, akhirnya Yesi luluh dan mau mencoba hal baru. Kebetulan, saat masih sekolah ia memang hobi menari, sehingga sedikit banyak bisa mendukung dirinya menjadi instruktur zumba.

Sebenarnya, sambung perempuan yang juga hobi menyanyi ini, ia sama sekali tidak percaya diri untuk menjadi instruktur zumba. Namun sekali lagi, dorongan dari ketujuh sahabatnya benar-benar memberikan semangat baru kepadanya.

Rasa percaya dirinya mulai tumbuh. Apalagi kemudian suami tercinta, Rahmat Sitanggang juga memberikan support kepadanya.

Yesi yang pernah mengikuti kejuaraan Taekwondo tingkat Sumatera Utara (Sumut) dan meraih juara dua ini mengaku, sangat ingin ketujuh sahabatnya terus mendukungnya. Jangan sampai ada konflik di antara mereka yang bisa merusak persahabatan.

“Selama ini hubungan kami sudah seperti teman rasa saudara. Kami berbeda suku dan agama, tapi saling menjaga toleransi,” tukas pemilik akun Facebook Yeesy San Row ini.

Yesi bersama sahabatnya yang sama-sama beragama Kristen, sambungnya, secara rutin dua kali sebulan mengadakan ibadah kebaktian. Tempatnya bergantian dari rumah ke rumah. Sedangkan bersama yang Muslim, mereka kerap menggelar acara buka puasa bersama di bulan Ramadan.

“Kalau pas acara buka puasa, ya kita sama-sama pakai Kaftan. Seru….” tukas Yesi yang juga sering bepergian dengan para sahabatnya dengan membawa keluarga masing-masing.

Di bidang zumba, Yesi sudah merambah hingga ke Malaysia. Saat itu, kebetulan Yesi mengikuti suami yang membawa anak didiknya mengikuti pertandingan Taekwondo. Sedangkan di ZIN, Yesi sudah di basic 2.

Kedepan, Yesi berencana membuka sanggar senam di kawasan Kecamatan Siantar Barat. Meski telah memiliki sanggar sendiri, katanya, ia tidak akan meninggalkan Citra Gym, tempat yang mempertemukannya dengan para sahabatnya. (awa)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close