Lifestyle

Viona Febiyola Bakkara Bakat Tulis Puisi makin Terasah

Hampir 10 windu bangsa ini merdeka

Di balik tumpahnya darah para pahlawan

Ada para cendikiawan

Yang memberikan hati dan waktunya

Berdiam di ruangan kecil beratapkan papan

Demikian paragraf pertama puisi berjudul Pustaka dan Kitab, buah karya Viona Febiyola Bakkara, gadis yang masih duduk di kelas XII SMA Negeri 5 Pematangsiantar. Puisi itu yang mengantarkan Viona menjuarai lomba baca dan cipta puisi yang dilaksanakan di salah satu kafe di Pematangsiantar, dalam rangka peringatan Hari Pahlawan, November 2019 lalu.

Menurut Viona, sejak kecil ia senang melihat orang berpuisi, apalagi yang memiliki improvisasi bagus. Viona pun penasaran. Ia mula mengikuti lomba baca puisi di sekolah dan meraih juara. Hal itu berlanjut hingga ia duduk di bangku SMP.

Di SMA, gadis berhijab dan berkacamata itu mulai mencoba-coba menulis puisi dengan tetap mengikuti berbagai lomba baca puisi. Kali ini, perlombaan yang diikutinya sudah merambah ke luar sekolah. Misalnya, mengikuti lomba baca puisi dalam rangka Bulan Bahasa yang digelar Pemerintah Kota Pematangsiantar melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, dan lainnya.

Meski tak selalu meraih juara, namun anak kelima dari enam bersaudara buah hati pasangan suami istri Horas Parulian Bakkara dan Sri Wahyuni Sitorus ini tak lantas menyerah. Ia berusaha terus mengasah meningkatkan kemampuannya, hingga kemudian bisa meraih juara.

Diakui cewek yang bercita-cita menjadi guru ini, ia mulai menulis puisi setelah mendapat support dari salah seorang kakaknya. Viona pun mencoba-coba menulis puisi. Awalnya, kedua orangtua tidak mengetahui hobi Viona tersebut. Namun akhirnya mereka tahu dari sang kakak.

Kini, Viona mulai bergabung di komunitas pecinta puisi, seperti Sajak Siantar dan Dunia Sastra. Ia berharap bisa terus mengembangkan kemampuannya dan meraih prestasi.

Untuk akademis, kata Viona, sejauh ini ia tidak mengecewakan orangtuanya. Berbagai prestasi telah diraihnya.

“Di sekolah, Viona juara umum 2. Viona juga menjadi utusan sekolah mengikuti Olimpiade Ekonomi tingkat Kota Pematangsiantar,” terangnya.

Prestasi lainnya, juara harapan 3 Lomba Debat tingkat Siantar-Simalungun dan masuk 8 besar Lomba Debat Tingkat Sumatera Utara (Sumut).

“Di sekolah, Viona juara dua lomba Syarhil Quran. Juga aktif di Pramuka dan pengurus OSIS,” sebutnya, seraya menambahkan ia juga tergabung di komunitas yang dibentuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Pematangsiantar untuk pencegahan penyalahgunaan narkotika.Viona memang gadis yang aktif. Di rumah, ia mencari kesibukan positif. Berawal dari membantu kakaknya membuat bouqeut bunga, kini ia berusaha sendiri karena sang kakak kuliah di luar kota.

“Biasanya pesanan banyak saat musim wisuda dan Valentine. Tapi di hari-hari biasa pasti ada saja yang pesan,” ujarnya.

Selain itu, Viona pernah berjualan kue di sekolah. Kue itu dibuatnya sendiri di rumah.

“Viona jual risol. Viona kerjakan sendiri. Tapi sekarang nggak lagi, sudah repot,” tandas Viona lagi. (awa)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker