Lifestyle

Rusni, Pedagang Mie Sop Rp3 Ribu Per Porsi: Tak Perlu Untung Banyak, yang Penting Laris

Rusni, pedagang mie sop yang tinggal di Lorong 9, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar patut dicontoh. Dalam berbisnis, dia selalu menerapkan prinsip ‘tak perlu ambil untung banyang yang penting laris’.

“Tak perlu mengambil untung banyak yang penting langganan senang dan puas,” kata Rusni.

Inilah yang membuat Warung Mie Sop Wak Jenggot, yang dikelolanya melegenda sampai sekarang. Soal rasa tidak perlu diragukan lagi. Sejak tahun 1990 sampai sekarang masih bertahan.

Soal harga dan rasa tidak perlu diragukan. Harga terjangkau dan rasa juga enak. Cuma Rp3 ribu satu porsi.

Lokasinya berada di Jalan Gotong Royong Parluasan, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar yang setiap harinya kelihatan ramai pengunjung.

Rusni, tinggal di Lorong 9, Kecamatan Siantar Utara mengatakan kalau dia berjualan mie sop sudah 30 tahun yang awalnya harganya seribu rupiah, dan sekarang Rp3 ribu.

“Kalau saya dari tahun 1990 lah berjualan mie sop. Yang terpenting bagi saya mempertahankan pelanggan dan kepuasan pelanggan. Dan setiap hari saya dengan anak mendorong gerobak dari lorong 9 ke Jalan Gotong royong lorong 6,” ujarnya sembari mengatakan kalau dia buka dari jam 12 dan tutupnya tidak menentu.

Rusni juga mengatakan saat di singgung media ini dengan harga Rp 3 ribu rupiah satu porsi di jaman sekarang dengan harga sembako yang semakin mahal apakah ada untungnya. Dia mengatakan pasti ada kalau tidak adakan dah tutup.

“Kalau untung pasti adalah sedikit-sedikit yang penting lancar. Karena langganan kita sudah lumayanlah dan di rumah juga kita berjualan. Kalau tidak untung kan tidak mungkin saya bertahan,” ujar ibu dari tujuh orang tersebut.

Ibu dari 7 orang anak ini juga mengatakan dari hasil menjual mie sop inilah dia dapat membiayai ketujuh anaknya dan tetap bersyukur kepada Tuhan.

“Berapapun untungnya yang terpenting tetap bersyukur. Tetap merendah,” ujarnya. (Mag 04)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker