Lifestyle

Rini Yetti Tambah Penghasilan dengan Pizza Homemade

FaseBerita.ID – Tingginya biaya kebutuhan hidup kerap membuat para ibu rumah tangga mencari solusi untuk membantu suami guna menambah penghasilan keluarga. Seperti yang dilakukan Rini Yetti.

Sejak April 2019 lalu, wanita yang menetap di Nagahuta Simpang Kantor Gang Mulia Kecamatan Siantar Sitalasari, memulai usaha pizza homemade (buatan rumah tangga). Hampir setahun berjalan, usaha yang diberi nama Aldo Pizza itu bisa menopang kebutuhan sehari-hari keluarga.

“Suami saya, Legianto, kerja tidak tetap. Kalau ada kerjaan bangunan, barulah dia kerja. Makanya, usaha ini sangat membantu kami,” terang ibu empat anak ini, yaitu Muhammad Gahtan Afandi (kelas 2 SMA), Zidan Firmansyah (kelas 2 SMP), Pasya Rizki Ibrahim (kelas 6 SD), dan Aprionaldo Alfauzan alias Aldo (2,5 tahun).

Diterangkan Rini, awalnya ia ingin bekerja di luar rumah untuk menambah penghasilan keluarga. Namun karena anak-anaknya masih kecil, keinginannya itu terpaksa diurungkan.

Hingga kemudian Rini memeroleh resep membuat pizza dari adiknya, Fitri Elisa, yang sudah duluan membuka usaha di Siak, Riau. Awalnya, Rini membuat pizza hanya untuk konsumsi keluarga karena kebetulan anak-anaknya hobi makan pizza. Namun kemudian ia memutuskan untuk membuka usaha pizza.

“Kata anak saya, pizza buatan saya enak. Terus, anak saya menyarankan saya untuk berjualan pizza. Setelah saya pikir-pikir, kenapa nggak mencobanya saja,” sebut Rini yang lahir tanggal 16 Juli 1983.

Di masa-masa mulai merintis usaha, Rini membuat pizza mini. Tanpa diduga, pizza buatannya laris. Bahkan, beberapa pelanggan meminta Rini untuk membuat pizza ukuran besar, seperti yang ada di restoran terkenal.

“Saya sistem PO, harus pesan dulu baru saya buat. Selama ini saya biasanya promo di Facebook. Ke depan, rencananya saya akan promosi juga di Instagram,” tukas anak keempat dari lima bersaudara itu.

Masih kata Rini, dalam menjalankan usaha, ia dibantu sang suami. Suami lah yang berbelanja bahan-bahan pizza dan juga mengantarkan pizza ke pemesan.

“Kalau untuk pizza, saya sendiri yang mengerjakan. Mulai mengadon hingga topping. Ya, berbagi waktu juga untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga,” terang Rini yang mengaku memang hobi memasak.

Rini juga mengatakan, sesuai pengalamannya, saat membuat pizza harus dalam kondisi tenang dan nyaman. Jika hati jengkel dan emosi, dipastikan adonan tidak mengembang.

“Itu pengalaman saya ya. Makanya, kalau hati agak jengkel, saya berusaha menyenang-nyenangkan hati, misalnya mendengarkan lagu-lagu,” tambah Rini yang berniat belajar membuat cake dari adiknya.

Kini, beragam ukuran dan rasa pizza disediakan Rini. Untuk rasa, ada original, black pepper, BBQ, dan pedas manis.

“Saat ini yang paling sering dipesan rasa black pepper,” tukas Rini yang ingin bisa membuka resto pizza. (awa)

iklan usi