Lifestyle

Ria Nainggolan 32 Tahun Eksis Berkarya, Dijuluki Penyanyi Legendaris

FaseBerita.ID – Bagi penggemar musik di Kota Pematangsiantar, nama Ria Nainggolan sudah tak asing lagi. Wanita berparas manis ini sudah eksis di dunia tarik suara selama 32 tahun. Tak sedikit yang menjuluki dirinya sebagai penyanyi legendaris.

Ria yang bernama lengkap Nuriana Nainggolan ini mengaku, ia sudah menyanyi sejak tahun 1988 dan berlanjut hingga sekarang.

“Menyanyi sejak masih gadis sampai sekarang anak saya empat orang, dan yang sulung sudah sarjana dan bekerja sebagai guru Aparatur Sipil Negara (ASN),” sebut istri dari Amiruddin S alias Aden ini.

Ria menceritakan, ia memulai karirnya sebagai penyanyi dengan mengikuti sejumlah festival. Berbagai festival diikuti hingga ke tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Awalnya juara 3, meningkat ke juara 2, hingga bisa meraih juara 1,” tukas ibu empat anak ini, yaitu Andriana Febri S (28), Dewi Rahmadani S (25), Ricky Abdullah S (24), dan Aldi Akbar S (17).

Diakui Ria yang merupakan anak keenam dari tujuh bersaudara ini, bakatnya menyanyi menurun dari pihak ibunya. Banyak mereka yang bisa menyanyi. Hanya saja, dari tujuh mereka bersaudara, hanya Ria yang menjadikan menyanyi sebagai profesi.

“Saya sudah nyaman sebagai menyanyi. Selain menyalurkan hobi, ya tentu saja bisa menghasilkan materi,” tandas perempuan yang mengaku sempat ditawari menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena prestasinya dalam bidang tarik suara.

Bakat menyanyi Ria tidak terhambat meski ia sudah menikah dan punya anak. Sebab suaminya juga bekerja di bidang yang sama. Sehingga keduanya bisa saling support hingga sekarang.

“Suami saya teknisi alat-alat musik, termasuk sound system. Dia dulu salah satu fans saya. Ternyata kami berjodoh. Kini kami punya grup musik namanya REG Entertainment yang semua personilnya keluarga kami,” sebut Ria yang aktif di berbagai organisasi, mulai organisasi kepemudaan hingga Ikatan Sosial Entertainment Siantar-Simalungun (IKSOENSI).

“Di IKSOENSI saya menjabat sebagai Ketua Srikandi. Baru-baru ini kami menggelar aksi sosial untuk membantu korban kebakaran di Jalan Tanah Jawa,” sebut Ria, seraya menambahkan IKSOENSI didirikan sekaligus untuk menjadikan penyanyi di Siantar-Simalungun lebih bagus lagi, sehingga tidak kalah dengan penyanyi dari kota yang lebih besar, seperti Medan.

Lebih lanjut Ria mengatakan, ia sempat tergabung dalam vocal grup Citra Budaya pimpinan Rio Tambunan yang merupakan suami artis Emilia Contessa dan juga ayah Denada Tambunan. Ria juga pernah bersama sembilan vocalis lainnya mewakili Provinsi Sumut ke ajang Konferensi Walikota se-Asia Pasifik.

“Itu sekitar tahun 1989 atau 1990. Saya tidak ingat betul karena sudah lama sekali,” kata perempuan yang kerap dipanggil menyanyi di masa Walikota Pematangsiantar dijabat Djabanten Damanik hingga Abu Hanifah.

“Juga saat Kapolres Simalungun Pak Togar Sianipar. Dulu karena saya belum punya telepon di rumah, anggota Pak Togar selalu menjemput saya langsung ke rumah jika hendak membicarakan suatu event. Jadi saya biasa dijemput pakai mobil patroli polisi, he he he…” kenang Ria yang senantiasa berusaha tampil maksimal saat menyanyi.

Sebagai penyanyi profesional, Ria mampu di semua genre musik, namun spesialisasinya di jalur pop.

“Dulu diwajibkan menguasai semua jenis musik. Saya sendiri sempat juga ikut grup gamelan Jawa. Padahal saya putri Batak asli. Itu karena rasa penasaran saya terhadap banyak jenis musik. Termasuk saya sempat tergabung di grup musik keroncong,” jelas Ria yang mengaku tidak segan-segan belajar teknik vocal dan lainnya dari para senior.

Kini, di usianya yang tak lagi mudah, Ria tetap eksis menyanyi. Job, katanya, selalu ada. Bahkan ada saja yang khusus meminta agar dirinya saja yang menyanyi.

“Ya, saya tetap profesional. Kalau memang ada yang bilang harus saya yang nyanyi, saya usahakan. Saya juga tidak mau mengecewakan orang-orang. Disiplin dan komit sejak dulu saya terapkan, terutama untuk diri saya sendiri,” sebut Ria yang hobi memasak dan aerobic untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

Sebagai penyanyi senior, Ria sangat berharap para penyanyi muda tidak cepat berpuas diri. Jadikan kritikan sebagai masukan positif, jangan langsung sakit hati.

“Saya tidak pelit ilmu. Kalau ada yang bertanya, pasti saya terangkan. Dan jangan langsung tersinggung kalau saya kritik. Itu semua demi kebaikan kita bersama sebagai penyanyi,” pungkas Ria yang sempat membuka kursus vocal, namun karena kesibukan akhirnya ditutup. (awa)

Universitas Simalungun  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close