Lifestyle

Rani Widyarti Tulisan di Cake Selalu Dipuji

Berawal dari nekat membuat kue ulang tahun untuk putra pertamanya, akhirnya Rani Widyarti memberanikan diri menerima pesanan aneka cake, khususnya kue tart. Tentunya setelah mendapat dukungan dari suami, ibu, dan keluarga lainnya.

“Kata keluarga, kue ulang tahun anak saya rasanya enak. Setelah saya posting fotonya di media sosial, teman-teman bilang cantik, dan banyak yang memesan dari saya,” kata alumni SMK Taman Siswa Pematangsiantar ini.

Diakui Rani, meski sempat bekerja di salah satu toko roti besar di Pematangsiantar, namun ia mengaku lebih banyak belajar membuat dan menghias cake secara otodidak.

Alat-alat yang digunakan Rani untuk membuat kue pun masih seadanya. Seperti mixer dan oven, masih yang sederhana.

“Siapa yang nggak pengen punya mixer dan oven besar. Tapi ya pelan-pelan lah,” tukas istri dari Hari Handana ini.

Menurut bungsu dari tiga bersaudara ini, ia sempat ragu memulai usaha yang diberinya nama Raka Cake tersebut. Alasannya, orang merayakan ulang tahun hanya setahun sekali. Sehingga tidak akan banyak pesanan.

Namun rupanya, kata ibu seorang putra Raka Aditya ini, kini setiap hari ada saja yang memesan kue ulang tahun darinya. Khusus di hari Minggu, jumlah pesanan akan meningkat. Apalagi, kemudian keponakannya merayakan ulang tahun di sekolah dan memesan kue tart darinya, sehingga menjadi ajang promosi.

“Ternyata setiap hari ada saja yang ulang tahun. Kalaupun nggak ulang tahun, bisa untuk lamaran, hari jadian, dan lainnya,” ujar perempuan yang sempat berjualan cilok secara online ini.

Cake yang dipesan dari Rani beraneka ragam. Namun yang paling sering black forest atau brownies. Meski terkadang ada juga yang memesan rainbow cake atau red velvet. Sedangkan untuk hiasan, lebih beragam lagi.

“Ada yang biasa saja, bunga-bunga. Tapi lebih banyak hiasan karakter, sesuai kesukaan anak-anak,” sebut wanita yang dipesan suaminya agar jangan menjual cake dengan harga mahal.

Terus terang, sambung Rani, harga cake yang dijualnya lebih murah dibandingkan dengan harga di toko. Sejauh ini, Rani kerap diprotes ibunya karena ternyata ia hanya memperhitungkan biaya membeli bahan pembuat cake. Sama sekali tidak menghitung tenaga dan waktunya.

Selain itu, Rani hanya memberlakukan ongkos antar cake. Itu pun jika jaraknya lumayan jauh dari tempat tinggalnya di Jalan Sibatu-batu Tengkoh, Kabupaten Simalungun.

Rani juga biasa mengantar cake pesanan langsung ke rumah pelanggan. Di siang hari, ia mengantar sendiri dengan mengendarai sepeda motor. Jika sore, biasanya ia diantar sang suami yang sudah pulang kerja.

“Saya nggak mau pakai jasa kurir atau ojek. Soalnya nggak menjamin kue saya bisa utuh diterima pelanggan,” ujar Rani yang menikah Agustus 2017 lalu.

Rani sendiri memiliki pengalaman mengesankan saat mengantar kue ulang tahun ke rumah pelanggan. Ia menyangka jalan menuju rumah pelanggannya bagus. Sehingga ia tidak membawa cream dan alat untuk menghias kue.

Ternyata kondisi jalannya sangat buruk. Ban sepeda motornya sempat masuk ke lubang. Alhasil, kue yang dibawanya dalam kotak sedikit rusak.

“Waduh, jadi lama saya di rumah pelanggan untuk memperbaiki kuenya. Syukurnya pelanggan tidak marah. Malah saya ditawari makan karena memang ada acara ulang tahun anaknya dan banyak makanan,” kenang Rani.

Hampir semua pelanggan, lanjutnya, mengaku puas dengan kue buatan Rani. Selain bentuk dan rasa, pelanggan selalu memuji bentuk tulisan di atas kue.

“Kata mereka, tulisannya rapi. Saya memang bisa menulis dengan berbagai bentuk huruf. Untuk kue buatan saya pun, saya nggak mau menulis asal-asalan. Terbukti, tulisan itu menjadi daya tarik juga,” jelas Rani yang dulunya bercita-cita menjadi pengusaha ini.

Lebih lanjut dikatakan Rani, selama ini ia belum pernah mengikuti class baking atau sejenisnya. Ia hanya melihat-lihat cara membuat dan menghias kue dari media sosial.

Sebagai pengusaha cake yang baru mulai, Rani tentunya memiliki impian besar. Ia ingin usaha yang dirintisnya saat ini terus berkembang hingga bisa memiliki outlet. Dengan adanya outlet, tambahnya, harus ada cake yang ready. Sehingga jika ada pelanggan datang, bisa langsung membeli.

Untuk mengatahui hasil karya Rani bisa melihat akun Facebook (FB)-nya Ranie Widyarti. Sedangkan untuk pemesanan, silakan melalui nomor WA 082165797524. (awa)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close