Lifestyle

Perempuan Tetap Perlu Mandiri

FaseBerita.ID – Berbicara perempuan sebagai agen perubahan, pengalaman ini bersumber dari kisah ibuku. Ibuku dibesarkan oleh single parent. Kakek menceraikan nenek dan hidup dengan wanita lain ketika usia ibu belum genap berusia satu tahun.

Nenek dengan tanpa berbekal pekerjaan apapun harus diceraikan begitu saja oleh kakek. Sementara kakek lebih memilih membesarkan putri adopsinya daripada betanggung jawab atas hidup ibuku, putri kandungnya sendiri.

Masa kecil ibuku kurang bahagia. Betapa tidak, menurut cerita yang telah dikisahkankan kepadaku saat usia sekolah dasar ibuku sudah bekerja berjualan untuk membantu nenek. Bila sore ibu kerap menjumpai teman sebayanya sedang ramai bermain di sebuah halaman ibu harus rela tidak meyertakan diri didalamnya demi membantu nenek menjajakan gorengan berkeliling kampung.

Bila pagi tiba ketika teman seusianya berangkat sekolah ibu sudah berkeliling mendatangi warung-warung kecil untuk menitipkan kue dan kerupuk traditional yang dibuat sendiri oleh nenek. Ibu pun harus menelan kenyataan bahwa hanya sampai sekolah dasarpun ibu tidak tamat. Sementara nenek sudah berupaya bekerja serabutan mulai dari buruh tani, buruh di pabrik tenun, dan berjualan makanan kecil di depan rumah.



Pascasarjana

Unefa
1 2 3 4Laman berikutnya
Back to top button