Lifestyle

Onny Endayani Sarjana Teknik Fokus ke Bisnis

FaseBerita.ID – Berkunjung ke Kedai Kopi Vona di bilangan Jalan Kartini Pematangsiantar, akan langsung terlihat sosok wanita yang satu ini. Dengan dandanan rapi dan cantik, tak segan-segan ikut bersibuk ria di bagian belakang mini bar.

Wanita itu, Onny Endayani, pemilik sekaligus pengelola Kedai Kopi Vona yang baru beroperasi Oktober lalu. Onny sendiri mengaku dirinya memang tidak bisa diam hanya menunggu di meja kasir jika melihat para karyawannya sibuk melayani pengunjung yang sedang ramai.

“Kalau lihat mereka sibuk bekerja, saya rasanya cepat-cepat ingin bantu. Memang saya orangnya tidak bisa diam,” tukas bungsu dari tiga bersaudara ini.

Sebelum membuka kedai kopi, Onny dan suami, Agustinus Barus sudah menggeluti beberapa bisnis. Seperti properti dan tenun ulos. Hanya saja, bisnis ulos saat ini sedang vakum karena lebih fokus ke kedai kopi.

Menurut Onny, sebenarnya ia sama sekali tidak ada layar belakang bisnis secara akademik dan pengalaman. Setelah menikah, barulah ia mulai ikut dalam bisnis yang telah digeluti sang suami tercinta.

Setelah lulus dari SMA Sultan Agung Pematangsiantar, Onny lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan jurusan Teknik Industri

“Saya Sarjana Teknik Industri. Dulu itu, jurusan Teknik Industri passing grade-nya termasuk tiga besar di PTN di seluruh Indonesia. Jadi saya merasa tertantang, dan ingin tau seperti apa kuliah di jurusan favorit,” terang buah hati pasangan Almarhum M Syahril Guci dan Nurhaida Simanungkalit ini.

Setelah wisuda, Onny malah tidak pernah bekerja sesuai gelar akademik yang disandangnya, yaitu Sarjana Teknik. Ia justru bekerja di bidang keuangan di salah satu perusahaan distributor rokok di Pematangsiantar.

“Bisa dibilang, pekerjaan saya lari dari jurusan. Tapi nggak apa-apa. Paling tidak, cara berpikir dan bagaimana me-manage segala sesuatu sudah tertempa sejak kuliah. Soalnya kuliah di Fakultas Teknik kan selalu disibukkan dengan praktikum,” terang Onny yang di masa sekolah bercita-cita menjadi pramugari ini.

“Sempat ikut seleksi penerimaan pramugari di maskapai BUMN. Dari 1.500 peserta, saya masuk 250 besar. Tapi setelah seleksi selanjutnya, saya tidak dipanggil lagi,” tambahnya.

Namun Onny tidak lama bekerja di bidang keuangan. Setelah lima bulan bekerja, ia menikah. Pasca menikah, ia memang tetap lanjut bekerja. Hanya saja, atas permintaan suami, tiga bulan kemudian ia memilih resign.

Setelah tak lagi bekerja, Onny pun fokus mendampingi suami menjalankan bisnis. Suami yang selalu penuh ide menjadi klop dengan Onny yang sudah memahami manajemen keuangan.

Onny selalu belajar dan terus ingin mengetahui hal baru. Hingga kemudian, meski tanpa memiliki pengalaman, ia dan suami memutuskan membuka kedai kopi berkonsep modern. Onny total dan fokus mengelola bisnis barunya tersebut.

Setiap hari ia langsung mengontrol segala sesuatu. Meski bergantian dengan ibu mertuanya berada di balik meja kasir, namun tetap saja Onny tak bisa melepas begitu saja operasional kedai kopi.

“Sekali dua hari saya bergantian dengan ibu mertua. Tapi tetap saja saya datang ke sini. Apalagi ini bisnis baru kami, tentunya masih sangat membutuhkan perhatian,” tukas Onny yang hobi memasak, dan harus memasak setiap hari karena sang suami lebih suka memakan masakannya.

“Suami selalu ingin makan masakan saya. Simpel memang kesukaannya. Sayur daun ubi tumbuk dan teri sambal. Juga ayam sirapege,” sambung Onny.

Masih menurut perempuan yang lahir tanggal 12 Juli ini, karena memiliki bisnis kedai kopi, Onny pun ‘dipaksa’ banyak belajar tentang kopi. Bahkan, ia sudah mengaku kecanduan dengan salah satu jenis racikan kopi, yaitu V-60 manual brew.

“Itu saripati buah kopi. Rasanya, ya kopi asli tanpa tambahan pemanis. Kalau rasanya mulai mengantuk, saya minum. Tubuh terasa lebih fit,” jelas pemilik hobi berenang dan membaca ini.

Sebagai perempuan, Onny tentu menyediakan waktu untuk perawatan tubuh. Hanya saja, Onny mengaku lebih suka melakukan perawatan sendiri di rumah.

“Kalau ke salon, paling-paling tiga bulan sekali. Lebih nyaman di rumah,” ujar Onny yang lebih suka belanja di online shop ini. (awa)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close