Lifestyle

Memaafkan Orang Lain Meringankan Langkah

Memberi maaf memang tidak mudah, apalagi memaafkan orang lain yang membuat kita merasa tidak baik. Namun, terus mendendam dan merasa sakit hati terus menerus juga tidak akan memberikanmu ketenangan. Ramadan seharusnya bisa menjadi momen yang pas untuk berdamai dengan orang yang telah menyakiti kita.

Marianne Williamson, mengungkapkan forgiveness is not always easy. At times, it feels more painful than the wound we suffered, to forgive the one that inflicted it. And yet, there is no peace without forgiveness. Yup, memaafkan memang tidak mudah namun dengan memaafkan kita akan merasa jauh lebih damai.

Berikut ini adalah tips untuk ikhlas memberi maaf kepada orang yang telah menyakiti kita. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Sadarilah Bahwa Kita Tidak Dapat Mengatur Hidup Orang Lain
Kita tidak dapat menyalahkan orang lain terus menerus. Berharap orang tersebut dapat berlaku yang sama dengan kita. Selalu ingat, apa yang kita anggap baik belum tentu yang terbaik. Tidak perlu memaksakan orang lain untuk meminta maaf terlebih dahulu.

Well, kita tidak dapat mengatur orang lain untuk selalu berbuat baik dan tidak menyakiti kita. Namun, kita dapat mengatur diri kita untuk tidak mudah tersinggung dengan hal-hal yang dikatakan orang lain.

Tidak Perlu Terperangkap dengan Masa Lalu
Let it go! Belajarlah untuk berdamai dengan masa lalumu. Hal yang sudah lalu tidak perlu disesali dan selalu diharapkan sama dengan keinginanmu. Sadari ada hal-hal yang memang di luar kendali kita.

Tidak Perlu Terobsesi
Rasa enggan memaafkan bisa jadi karena kita enggan lepas dari sakit hati. Kita terlalu menikmati cara untuk membalas sakit hati. Obsesi dan menikmati rasa sakit hati inilah yang membuat kita susah memaafkan. Maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah cobalah untuk melepaskan obsesimu dan mencoba memilih untuk bahagia.

Posisikan Dirimu Sebagai Orang Lain
Belajarlah untuk bersikap lebih manusiawi. Daripada menyakiti diri dengan melihat sisi negatifnya, cobalah untuk melihat sisi positif dari orang yang telah menyakitimu. Belajar untuk memanusiakan manusia itu sangat penting.

Memaafkan memang tidak mudah. Ia butuh proses dan tidak instan. Terkadang rasa sakit yang mendalam membuat kita merasa mustahil untuk melupakan. Siapkan diri untuk move on. Tidak selamanya kamu ingin larut dalam sakit hati kan? (fim/int)

USI