Lifestyle

Mamitta Siallagan Termotivasi Notaris Smart dan Menarik

FaseBerita.ID – Selain mengikuti jejak ibunya, Tiominar Matondang, ternyata pilihan Mamitta Siallagan menjadi notaris, karena termotivasi dengan seorang notaris yang pintar (smart) dan berpenampilan menarik. Notaris tersebut dikenalnya saat Mamitta bekerja di salah satu perusahaan besar di Jakarta.

Padahal, kata alumni SMA Negeri 3 Pematangsiantar ini, awalnya ia bercita-cita menjadi seorang dokter. Namun apa daya, dampak krisis moneter di tahun 1990-an terpaksa memupus impiannya.

Ayahnya, Cornelius Badiaman Siallagan yang saat itu menjabat pimpinan cabang salah satu bank, terkena dampak langsung krisis moneter.

“Saat itu ada beberapa bank yang dilikuidasi. Salah satunya bank tempat bapak saya bekerja. Sehingga setelah saya lulus SMA, tidak langsung kuliah. Saya pun memilih ke Jakarta untuk bekerja,” terang istri dari dr Feeter Suryanto Ginting SpOG ini.

Nah, saat di Jakarta, ada seorang notaris di perusahaan tempat Mamitta bekerja. Di mata Mamitta yang baru lulus SMA, notaris tersebut smart dan selalu berpenampilan menarik. Sehingga Mamitta berpikir betapa enaknya menjadi seorang notaris.

Setahun kemudian, Mamitta memutuskan mulai kuliah. Atas dorongan orangtua dan termotivasi dengan notaris yang smart dan cantik, Mamitta masuk ke Fakultas Hukum di salah satu universitas swasta di kawasan Grogol Jakarta.

Setelah lulus, anak kedua dari empat bersaudara itu diminta keluarga untuk pulang ke Pematangsiantar.

Mamitta menurut. Setelah pulang kampung, Mamitta melanjutkan kuliah di Universitas Sumatera Utara (USU) Medan untuk mengambil gelar Master Kenotariatan (MKn).

Tahun 2006, Mamitta membuka kantor notaris. Awalnya, kantor yang bernama Notaris/PPAT Mamitta Siallagan SH MKn berada di Jalan Asahan Batu 4, Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun. Namun kemudian pindah ke Jalan Sisingamangaraja No 478 Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

“Tapi untuk membantu urusan saya di Pematangsiantar, ada pegawai yang saya tempatkan di kantor adik saya notaris Junjungan Moses Siallagan SH., MKn di Jalan dr Ciptomangunkusumo Pematangsiantar,” sebut Mamitta yang sudah menjadi Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sejak tahun 2007.

Masih kata Mamitta, selama lebih dari 10 tahun menjadi notaris, sangat banyak suka yang dirasakannya. Khususnya dalam bidang hukum dan surat-menyurat.

“Apalagi banyak klien yang saya temui dengan masing-masing kasus yang berbeda. Belum lagi saya juga dikenal di beberapa instansi baik pemerintah maupun swasta,” jelas Mamitta, dan menambahkan untuk dukanya, kadang ada urusan yang agak terlambat penyelesaiannya oleh instansi yang terkait untuk itu sehingga penyelesaiannya agak terlambat.

Meski sibuk, apalagi lokasi kantor di Perdagangan sedangkan rumah di Komplek Griya Sitorus Pematangsiantar, namun Mamitta tetap memiliki waktu untuk ketiga putrinya, yaitu si kembar Zita Marchela Salsalina Ginting dan Zahira Michela Salsalina Ginting, serta Zevanya Miracle Salsalina Ginting.

Setiap pagi, sebelum Asisten Rumah Tangga (ART) datang, Mamitta sudah menyiapkan segala sesuatu untuk ketiga putrinya yang akan berangkat sekolah. Bahkan, Mamitta sempat menata rambut panjang ketiga buah hatinya.

“Saya tidak mau penampilan anak-anak saya berantakan. Sejak kecil, mereka saya biasakan hidup rapi,” tandas perempuan yang seminggu sekali rutin ke salon untuk perawatan tubuh dengan mengajak ketiga putrinya.

Setelah mengantar anak-anak ke sekolah, Mamitta masih menunggu jam istirahat sekolah. Saat jam istirahat, ia memberi makan ketiga putrinya. Selanjutnya, barulah ia berangkat bekerja.

Untuk menjaga kebugaran tubuhnya, Mamitta mengaku tiap pagi jogging di Lapangan Merdeka (Taman Bunga) Pematangsiantar. Biasanya ia jogging enam putaran.

“Dulu saya sempat ikut zumba. Saya juga konsumsi kapsul dari dokter kulit di Penang, Malaysia, plus cream-nya. Satu lagi, saya banyak minum air putih. Saya hanya makan nasi di siang hari. Kalau pagi dan malam, saya makan salad. Bergantian salad sayur dan buah. Sedangkan daging, kalau memang lagi ingin saja,” jelas Mamitta yang ingin menjadi notaris handal dan makin dipercaya.

Mamitta dengan bentuk tubuh ideal dan wajah yang cantik serta penampilan anggun, mampu bergaya di depan kamera fotografer. Ternyata, ia sempat masuk ke dunia modelling saat masih menetap di Jakarta. Bahkan ia sudah mengikuti berbagai pelatihan (kelas) modelling.

Sebenarnya saat itu ia tertarik menekuni modelling. Namun ternyata tidak mendapat support dari orangtuanya.

“Ibu saya melarang. Katanya mau kuliah atau jadi model. Akhirnya modelling saya tinggalkan dan fokus kuliah,” tandas Mamitta yang juga hobi memasak ini. Bahkan beberapa kali ia mengikuti class baking.

Ke depan, anggota Ikatan Notaris Indonesia (INI) tersebut memiliki banyak impian. Salah satunya, terjun ke dunia politik. Memang sudah dimulainya beberapa tahun lalu, pernah menjadi pengurus di salah satu partai politik (parpol) besar. Namun hanya sekitar setahun. Sebab Mamitta merasa tidak bisa fokus karena tuntutan pekerjaan mengharuskan ia sering ke luar kota. Belum lagi sibuk mengurus keluarga.

“Mungkin sekitar delapan tahun lagi,” ujarnya. (awa)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close