Lifestyle

Kebiasan Makan yang Harus Dihindari agar Tubuh Tak Melar

Selama di rumah, berat badan makin naik? Hal ini karena kebiasaan makan yang buruk. Kenali kebiasaan makan yang perlu dihindari agar tubuh tak melar.

Banyak orang mengeluhkan kenaikan berat badan selama social distancing karena COVID-19. Hal ini karena mereka terus di rumah saja sehingga memicu kebiasaan makan yang salah dan berujung pada kenaikan berat badan.

Pola makan yang salah harus dihindari agar tubuh tetap langsing dan bugar. Seperti dilansir dari Food NDTV (10/4), ada beberapa kebiasaan makan yang malah memicu kenaikan berat badan. Seperti mengonsumsi karbohidrat berlebihan, banyak mengonsumsi minuman kemasan, tidak makan buah, hingga terlalu banyak makan.

Tak hanya dapat menyebabkan kenaikan berat badan, kebiasaan makan ini pun dapat memicu beberapa masalah kesehatan. Jika dilakukan secara terus menerus dikhawatirkan dapat menyebabkan diabetes. Berikut kebiasaan-kebiasaan makan yang harus dihindari selama di rumah saja.

1. Mengonsumsi Karbohidrat Berlebih
Karbohidrat merupakan sumber makanan utama harian yang mengandung gula, pati, dan serat ini terdapat pada biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan produk susu. Karbohidrat disantap untuk dapat memenuhi kebutuhan energi hingga mengurangi risiko penyakit. Namun porsinya harus sesuai takaran agar tidak menyebabkan masalah pada kesehatan.

Di Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya menjadikan beras sebagai makanan pokok untuk asupan karbohidrat harian. Untuk negara Barat biasanya mereka mengonsumsi kentang dan roti. Ada juga menggunakan mie, sagu serta umbi-umbian untuk sumber karbohidrat mereka.

Namun kelebihan karbohidrat tidak baik untuk kesehatan. Diantaranya dapat menyebabkan kenaikan berat badan hingga diabetes. Jadi jangan terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat selama di rumah saja. Ini karena karbohidrat dicerna dengan cepat dan membuat Anda cepat lapar.

2. Terlalu Banyak Konsumsi Minuman Kemasan
Minum kemasan hadir untuk mereka yang menginginkan kepraktisan. Minuman kemasan pun banyak sekali ragamnya, seperti minuman bersoda, teh kemasan, kopi kemasan, energy drinks, bahkan jus buah juga ada yang dijual dalam bentuk kemasan. Namun nutrisi yang terkandung dalam minuman kemasan ini sangat buruk, mengandung banyak sekali gula, perasa, dan pewarna buatan.

Walaupun di rumah saja tidak berarti bisa membuat minuman yang lebih sehat sendiri. Banyak juga dari mereka yang mengandalkan minuman kemasan. Apalagi mereka yang bekerja di rumah karena dirasa lebih praktis.

Namun ini merupakan salah satu kebiasaan makan yang harus dihindari jika tidak ingin mengalami kenaikan berat badan. Kandungan gula, perasa, dan pewarna buatan ini menyebabkan kalorinya cukup tinggi. Sehingga dapat memicu kenaikan berat badan lebih cepat, jadi lebih baik hindari minuman berikut. Dianjurkan untuk tetap meminum air putih sebanyak 2 liter per hari.

3. Tidak Makan Buah
Buah-buahan merupakan makanan sehat yang mengandung sejumlah serat, air, dan tinggi vitamin. Buah dengan kandugnan vitamin C yang tinggi sangat baik dikonsumsi untuk menjaga imunitas tubuh. Apalagi saat wabah COVID-19 ini dimana tubuh sangat perlu dijaga sistem imunitasnya.

Mengonsumsi buah setiap hari juga dianjurkan agar pola makan tetap seimbang. Dibarengi dengan mengonsumsi sayuran, protein, dan karbohidrat. Buah yang mengandung banyak serat pun sangat baik dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan pencernaan.

Jika Anda suka ngemil dengan makanan yang tidak sehat, lebih baik menggantinya dengan buah-buahan. Buah bisa Anda potong kecil-kecil dan makan sebagai camilan. Atau bisa juga dikonsumsi dengan cara membuatnya jadi jus yang segar.

4. Terlalu Banyak Ngemil
Selama social distancing, banyak orang yang alami kebosanan. Ini karena mereka tidak boleh keluar rumah dan harus menghindari keramaian. Padahal biasanya bertemu banyak orang dan melakukan sejumlah aktivitas.

Ini membuat beberapa orang tiba-tiba punya hobi memasak dan melakukan hal kreatif lainnya. Selain itu kebiasaan makan ‘ngemil’ terlalu banyak pun dilakukan oleh orang-orang tersebut. Dan kebiasaan ini sering kali tak bisa dicegah.

Apalagi saat bekerja di rumah dan berdiam diri di depan laptop, paling enak ditemani camilan yang membuat Anda tak bisa berhenti mengunyah. Jenis camilan yang disantap biasanya berupa keripik, biskuit, bahkan gorengan yang mengandung minyak. Kebiasaan makan yang buruk ini sebaiknya diganti dengan mengonsumsi buah-buahan segar karena lebih sehat.

5. Terlalu Banyak Konsumsi Gorengan
Makanan yang diolah dengan cara digoreng biasanya mengandung banyak minyak dan lemak jahat. Apalagi jika proses menggorengnya menggunakan minyak banyak (deep-frying). Makanan tersebut memang rasanya lebih enak dan gurih, namun sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsinya.

Aneka ragam gorengan yang terbuat dari umbi-umbian, sayuran seperti bakwan, atau pisang goreng memang enak disantap. Apalagi dijadikan teman minum kopi atau teh saat sedang bekerja. Namun makanan tersebut menyimpan lemak jahat yang sangat buruk untuk kesehatan tubuh.

Agar badan tidak melar dan berat badan tidak melonjak, sebaiknya kurangi konsumsi gorengan. Jika biasa menyantap pisang goreng, ubi goreng, dan singkong goreng, ganti dengan umbi-umbian yang direbus. Rasanya tak kalah enak dan kesehatan Anda tetap terjaga. (dc/int)