Lifestyle

Karmila Purba dari ‘Hantu’ ke Joki Tong Setan

FaseBerita.ID – Bekerja profesional! Itu yang dilakukan Karmila Purba sebagai joki tong setan di arena pasar malam. Tak heran, ia menjadi primadona dan pernah melakukan atraksi hingga ke Thailand.

Suara raungan motor yang berputar di dalam tong kerap membuat orang penasaran. Butuh nyali besar untuk mengemudikan motor dan berputar-putar dengan kecepatan tinggi dengan kemiringan 90-180 derajat di dalam tong yang berdiameter sekitar lima meter. Namun Karmila mampu melakukan pekerjaan yang biasanya untuk kaum pria.

Perempuan asal Raya, Kabupaten Simalungun mengaku tertarik dengan tong setan sejak tahun 2014. Awalnya, perempuan yang lahir September 1998 itu penasaran saat menjadi penonton. Ia heran melihat sepedamotor dapat berputar di tong dengan ketinggian tujuh meter.

“Dari situ aku penasaran, mulailah ikut pasar malam,” kata Karmila.

Namun, sebelum menjadi joki tong setan, Karmila lebih dulu bekerja di ‘rumah hantu’ pasar malam sebagai  ‘hantu’.

“Tapi nggak lama, langsung ke joki tong setan,” katanya.

Karmila pun bergaul dengan para pemain tong setan. Perlahan ia belajar. Tidak butuh waktu lama baginya untuk belajar menjadi joki dan terjun langsung sebagai joki profesional.

“Tahun 2014 mulai terjun langsung. Kalau sampai sekarang, dihitung-hitung sudah lima tahun,” kata perempuan penggemar Hello Kitty ini.

Karmila menggeluti joki tong setan setelah ia putus sekolah, tepatnya di kelas X SMA. Keinginannya belajar di sekolah musik terbentur kondisi ekonomi orang tua.

“Cita-citaku sebenarnya ingin jadi musisi terkenal, tapi ya gitulah. Sekarang cita-cita itu sudah kandas. Pekerjaanku sekarang ini sudah nyaman buatku,” terangnya.

Ternyata menjadi joki perempuan tong setan punya daya tarik tersendiri. Tidak butuh waktu lama, nama Karmila dikenal di hampir seluruh bisnis pasar malam.

Tahun 2018 lalu, salah satu perusahaan olahraga ternama mengundang Karmila bermain di Thailand. Di sana, ia memperlihatkan atraksi sebagai joki tong setan di wadah yang lebih besar.

“Kalau menurut mereka, tong setan sebagai olahraga. Di sana kurang lebih seminggu. Semua biaya ditanggung, sampai uang saku,” tukasnya.

Diakui Karmila, selama menjadi joki tong setan, ia tidak pernah menetap di satu tempat. Di mana lokasi pasar malam yang menjadikan ia joki, di situlah Karmila tinggal.

“Kebetulan mertuaku pengusaha pasar malam,” tuturnya.

Ya, Karmila menikah dengan Agung Prasetya Sembiring tahun 2018 lalu. Ia menerima pinangan Agung sepulang dari Thailand.

Agung merupakan salah seorang yang menjadikan Karmila sukses sebagai joki tong setan. Tanpa dukungan Agung, Karmila mengaku tidak sekuat dirinya saat ini. Karmila pun mengaku akan berhenti menjadi joki tong setan saat ia sudah memiliki anak.

“Setelah punya anaklah (berhenti). Tapi kalau ekonomi menurun nanti, bisa aja main lagi,” katanya. (int)

USI