Lifestyle

Joice Panggabean Langganan Juara Vocal Solo sejak Belia

Bakat menyanyi Joice Panggabean telah membawanya dari panggung ke panggung kemenangan. Berbagai trofi dan piagam penghargaan telah diterimanya.

Prestasi menyanyi telah diperoleh  pemilik nama lengkap Christina Joice Panggabean AMd sejak ia masih belia.

“Kelas lima SD saya mulai ikut les vocal dan piano. Kelas enam SD saya sudah ikut berbagai perlombaan menyanyi di Medan dan sering menang,” tukas finalis Golden Memories Indosiar tahun 2017 ini.

Pemilik kursus vocal Joy’s Bina Vocalia di Jalan Damar Pematangsiantar ini mengatakan, di masa remaja ia sudah sering diundang menyanyi di berbagai tempat di kota kelahirannya, Medan. Termasuk saat acara grand opening salah satu hotel berbintang lima di Medan. Juga diundang untung mengisi acara pernikahan anak pejabat serta acara-acara para pejabat.

“Juga menyanyi di TVRI Medan,” sebut anak ketiga dari empat bersaudara ini.

Lulus dari SMA Markus Medan, Joice melanjutkan pendidikannya ke Universitas HKBP Nommensen Medan jurusan Sekretaris. Sambil kuliah, Joice tetap menyanyi di berbagai kesempatan. Ia juga sempat tergabung di dalam beberapa grup band, antara lain Rajawali Band, Blue Sky, dan Seven Star.

Di kampus itulah Joice bertemu jodoh, Jafar S Simbolon, pria asal Kota Pematangsiantar. Jafar merupakan vocalis salah satu band kampus saat itu. Sehingga pasangan muda ini dianggap klop.

Setelah berumah tangga, mereka berpindah-pindah tempat tinggal, antara Medan dan Pematangsiantar. Barulah di tahun 2015 diputuskan mereka menetap di Pematangsiantar.

Di Pematangsiantar, Joice sempat menjadi guru vocal di beberapa tempat kursus musik. Namun setahun lalu, Joice memutuskan membuka kursus vocal sendiri di rumahnya.

Kursus buka Senin-Jumat. Di hari Minggu, biasanya Joice mengajar private ke rumah muridnya.

“Saya juga masih menerima murid baru,” sebut ibu dua putri dan seorang putra ini. Dua putrinya, menurut Joice, aktif dalam kegiatan paduan suara di sekolah.

Di awal-awal tinggal di Pematangsiantar, kata Joice, ia diminta membantu usaha salon kecantikan milik mertuanya. Bahkan Joice sempat mengikuti kursus kecantikan. Hanya saja, sambungnya, ia merasa itu bukan bidangnya. Ia lebih enjoy melatih olah vocal.

Meski baru setahun membuka kursus vocal, beberapa murid Joice sudah mengukir prestasi dengan menjuarai beberapa perlombaan menyanyi. Joice pun mengaku bangga.

“Berarti pekerjaan saya membuahkan hasil,” ujar perempuan yang beberapa kali menjadi juri juara lomba menyanyi di Pematangsiantar ini dan tampil solo di acara Natal Oikumene Kota Pematangsiantar tahun 2019 lalu.

Joice menyebutkan, ia memiliki kedekatan dengan murid-muridnya. Jam belajar selama tiga jam di setiap pertemuan tetap berlaku bagi murid yang terlambat, namun tentunya denga alasan yang bisa diterima.

“Misalnya, masuk les jam empat hingga jam enam malam. Kalau ada yang terlambat karena mungkin urusan sekolah, dan dia datang jam 4.30, maka dia pulang jam 6.30. Dan kalau ada murid yang akan mengikuti lomba menyanyi, saya dengan senang hati menambah jam belajarnya,” terang Joice, dan menambahkan lima muridnya akan mengikuti audisi The Voice tanggal 16 Februari mendatang.

Selain pernah menjadi finalis Golden Memories, sambung Joice, sebenarnya ia pernah menjuarai Bintang Radio dan Televisi Tingkat  Remaja Sumatera Utara Tahun 1997.

“Itu dulu ajang bergengsi sebelum ada ajang pencarian bakat yang sekarang ini,” jelas Joice yang menerima murid untuk usia 8-20 tahun.

Joice mengaku bakat menyanyinya menurun dari sang ibu, Diana Situmorang. Di keluarga besar ibunya, kata Joice, banyak yang pintar menyanyi. Bahkan salah seorang sepupunya, Angel Situmorang, sempat rekaman dan memiliki album.

Selain Joice, adiknya, Andro Panggabean juga penyanyi. Ia vocalis grup band
Bluemint. Beberapa tahun lalu, menurut Joice, grup band tersebut cukup terkenal di Medan.

“Kalau ada artis atau grup band dari Jakarta datang ke Medan, mereka sering jadi band pembuka acara. Tapi sekarang mereka sudah nggak aktif lagi karena  sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Namun kalau diminta untuk manggung, mereka masih bersedia,” jelas Joice seraya menambahkan, grup band sang adik pernah menjuarai lomba band se-Sumatera Utara tahun 2008. Mereka dikirim ke Jakarta untuk mengikuti lomba band tingkat nasional dan meraih posisi 10 besar.

Joice mengaku selalu mendapat support dari keluarga atas aktivitas menyanyinya.

“Orangtua saya selalu semangat kalau saya mau ikut lomba menyanyi. Mama saya dulu sengaja kursus menjahit demi bisa menjahit baju saya untuk ikut lomba. Alasannya, agar saya tampil beda. Soalnya, selain kualitas vocal, penampilan juga termasuk salah satu kriteria penilaian,” ujar Joice yang berencana membentuk trio cewek, namun masih butuh seorang anggota lagi khusus untuk suara tiga.

“Syaratnya, cewek, dengan tubuh proporsional, dan kalau bisa belum tergabung di grup vocal lain dan tidak bekerja terikat. Karena kan harus meluangkan waktu untuk latihan,” kata wanita yang suka memelihara ikan hias ini. (awa)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close