Lifestyle

Jadilah Istri yang Selalu Dirindukan Suami

Setelah perjalanan yang lumayan panjang, tibalah di mana hari aku harus diikhlaskan oleh kedua orang tuaku kepada lelaki pilihanku. Berat, khawatir, takut, cemas dan masih banyak lagi perasaan yang berkecamuk dalam hatiku. Tapi lagi-lagi mereka jugalah yang memberikan pembekalan nasihat untukku sebelum aku membina rumah tangga bersama suamiku.

Ayah selalu bilang, “Setelah jadi istri tugasmu hanya mencari ridho suamimu, caranya ada banyak. Pilihlah sesuai dengan yang suamimu sukai dan kehendaki, agar ia ridho dan ikhlas atasmu.” Sederhana dan klasik tapi memang itulah yang seharusnya selalu diingatkan bagi setiap perempuan yang sudah menikah, tak jarang perempuan sering lupa pada hal krusial tersebut. Ada yang lebih emosional lagi saat aku akan menikah, ya ibuku.

Beliau tidak banyak bicara, tapi hanya berpesan kalau, “Jadilah istri yang selalu dirindukan suami. Suka tidak suka, mau tidak mau. Dialah suamimu, pilihan terbaik dari Tuhan.” Terbukti dalam sebuah pernikahan selalu ada hal yang membuat aku merasa kesal atau kecewa, tapi petuah ibu seolah selalu terdengar dalam batinku untuk menerima dan bersabar.

Begitulah ayah dan ibuku, mereka selalu memberikanku nasihat yang realistis dan selalu aku sadari kebenarannya di kemudian hari. Tanpa nasihat mereka yang mungkin terdengar sederhana, mungkin aku tidak seteguh ini. Dan tanpa tempaan dan dukungan mereka aku bukan siapa-siapa dan tidak ada di titik ini.

Posisi yang mungkin orang lain inginkan. Terima kasih ayah dan ibu, telah bersedia menasihati tanpa henti meski terkadang anakmu enggan untuk mendengarnya. (fim)

iklan usi

Laman sebelumnya 1 2 3