Lifestyle

Friska Natalia Tarigan Silangit: Sehat, Langsing, dan Bugar dengan Zumba

FaseBerita.ID – Olahraga untuk sehat. Jika jadi langsing, itu bonus. Hal itulah yang ada dalam pikiran Friska Natalia Tarigan Silangit saat memutuskan untuk aktif mengikuti senam Zumba sekitar tiga tahun lalu. Ternyata hasilnya semua dapat.

Friska bisa memeroleh berat tubuh yang ideal, dan tentu saja ia merasa lebih sehat dan bugar.

“Pasca melahirkan anak ketiga, berat tubuh saya meningkat tajam. Orang-orang terdekat saya mengingatkan agar saya mengurangi berat badan, takut penyakit datang,” kata ibu dari Chelsea (13), Cello (11), dan Cherryl (5) ini.

Friska pun mulai aktif mengikuti senam. Selain itu, ia mengikuti metode diet dengan tidak mengonsumsi nasi selama tujuh hari setiap bulan.

Perlahan, berat badannya mulai berkurang. Setidaknya, ada pengurangan sekitar dua kilogram setiap bulannya.

“Saya memang tidak mengonsumsi obat-obat diet yang instan. Makanya proses diet saya cukup lama, sekitar 1,5 tahun,” terang istri dari Toni Raja Manik tersebut.

Diet yang dirangkai senam Zumba membuat program yang dilakukan Friska menjadi maksimal. Apalagi dia sangat menikmati Zumba. Kebetulan ia memang hobi menari sejak masih sekolah.

Tak hanya hobi senam, ternyata instruktur menilai Friska memiliki bakat menjadi instruktur. Sehingga Friska sering diminta menjadi model yang berada di belakang instruktur. Tak lama, ia pun didaulat menjadi instruktur. Bahkan kini ia tergabung di Zumba Instructure Network (ZIN).

Alumni Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi Universitas Katolik Santa Thomas Medan ini mengatakan, ia berminat menjadi instruktur senam karena memang hobi dan senang tampil. Bagi Friska, dengan tampil sebagai instruktur senam, bisa memupuk rasa percaya dirinya.

Selain itu, sambung wanita yang lahir 3 Oktober 1982 ini dengan menjadi instruktur senam ia selalu mendapat kenalan dan teman baru.

“Plus ada penghasilan. Kalau dukanya, ya ada saja kritikan dari orang lain. Juga, jika tiba-tiba jadwal senam dibatalkan. Padahal saya sudah tiba di lokasi. Namun yang pasti, tetap lebih banyak sukanya,” tukas perempuan yang sempat bercita-cita menjadi polisi atau tentara wanita ini. Alasannya, terlihat keren dan berwibawa.

Friska yang menjabat sebagai Bendahara Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Pematangsiantar ini lebih lanjut mengatakan, ia merasa leluasa berkreativitas di bidang senam Zumba karena mendapat support sepenuhnya dari suami. Bagi sang suami, yang penting urusan anak-anak dan keluarga tidak terbengkalai.

“Pagi-pagi, saya siapkan keperluan keluarga. Setelah antar anak-anak ke sekolah, barulah saya mengajar senam. Lalu pulang. Sore, saya mengajar lagi setelah anak-anak pulang sekolah,” tukas Friska yang menyempatkan diri untuk memanjakan dirinya sendiri, seperti berkumpul dengan teman-temannya dan perawatan diri di salon kecantikan.

Friska mengajar senam dari Senin hingga Sabtu. Minggu, katanya, merupakan saat untuk family time. Biasanya, family time setelah ibadah Minggu. Atau, sejak Sabtu sore hingga Minggu mereka keluar kota.

Sebagai instruktur senam, Friska tidak menampik ia bercita-cita memiliki studio senam sendiri. Namun, katanya, untuk saat ini terpaksa ditunda dulu. Alasannya, ada banyak hal yang harus dipikirkan dan disiapkan sebelum membuka studio senam. Apalagi saat ini dirinya masih sibuk, termasuk di Perwosi.

“Saya fokus dulu sebagai instruktur senam. Terus belajar dan meng-upgrade kemampuan diri sendiri,” pungkas wanita berambut panjang ini. (awa)

USI