Lifestyle

Fransiskus Sinaga: Jangan Takut Mencoba

FaseBerita.ID – Jangan pernah takut mencoba dan jangan takut gagal. Sebab kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Inilah prinsip yang selalu dipegang teguh Fransiskus Sinaga, SPd MM, owner CV Try Naga Jaya, yang bergerak di bidang percetakan.

Fransiskus mengatakan, sejak masih di bangku kuliah dia aktif di organisasi kampus, dan saat ini ia tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Simalungun, dan menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen). Ia juga aktif di bidang Ekonomi Kreatif Young Entrepreneur Siantar-Simalungun (YESS) sebagai Kepala Bidang.

Fransiskus menceritakan, tahun 2008 dari lulus dari Universitas Negeri Medan (Unimed). Sejak kuliah, dia mengaku sudah bercita-cita menjadi pengusaha. Padahal, ia mengambil jurusan pendidikan.

“Tapi jurusan kita itu tidak menjadi penghalang menjadikan kita sebagai wirausahawan,” katanya.

Setelah lulus kuliah, Fransiskus sempat berprofesi menjadi guru. Juga sales buku. Hingga kemudian ia mulai berbisnis.

Awalnya, ia membuka usaha warung internet (warnet). Lalu, berjualan martabak. Namun rupanya, belum ‘jodoh’. Semua usaha yang dirintisnya gulung tikar.

“Tapi saya tidak langsung putus asa. Saya masih terus berusaha, hingga kemudian membuka usaha percetakan. Puji Tuhan, sampai hari ini masih berjalan. Kegagalan saya dulu, dijadikan motivasi buat diri saya,” ujarnya yang mengaku jatuh bangun dalam membangun usaha.

Fransiskus menambahkan, saat ini dia sering diundang ke sekolah-sekolah sebagai motivator untuk kewirausahawan. Dan, undangan tersebut selalu disambutnya dengan senang hati. Ia pun selalu bersedia memenuhi undangan tersebut. Bahkan, terselip rasa bangga karena dipercaya menjadi motivator.

“Jika ada pihak sekolah yang memanggil saya ke sekolah sebagai motivator, saya senang. Sebab saya ingin anak-anak itu menjadi wirausaha muda,” sebutnya.

Untuk keluarga, sambung Fransiskus, sesibuk apapun ia bekerja, selalu menyempatkan diri bersama dengan keluarga. Terutama saat weekend, termasuk beribadah bersama di hari Minggu.

“Karena semua ini kan karunia dari Tuhan. Jadi saya selalu berusaha bisa beribadah bersama keluarga. Lalu mengajak keluarga makan bersama atau kumpul keluarga,” terangnya. (mag-04)