Lifestyle

Ervinna Hobi Belajar dan Bekerja

Jika ditanya apa hobinya, Ervinna agak bingung. Karena menurutnya, hobi adalah mengerjakan hal yang bisa membuat bahagia dan enjoy. Sedangkan dirinya, bisa bahagia dan enjoy dengan belajar dan bekerja.

Vinna, demikian ia biasa disapa, merupakan owner sekaligus pimpinan di Alvina Hotel and Cafe yang berada di Komplek Megaland, Jalan Sangnaualuh Damanik Pematangsiantar. Ibu cantik ini mengaku, saat masih duduk di bangku sekolah, ia senang belajar.

Tidak mengherankan, ia selalu menuai prestasi sejak sekolah bahkan sampai kuliah di Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta jurusan Informasi dan Teknologi (IT) juga selalu menjadi murid berprestasi.

“Setelah lulus dari SMA Kalam Kudus Pematangsiantar, saya ikut seleksi penerimaan mahasiswa di Binus. Dari hasil seleksi, saya berhak mendapat beasiswa untuk uang masuk. Selanjutnya, saya beberapa kali memperoleh beasiswa untuk uang kuliah,” terang Vinna yang mengaku setelah lulus kuliah langsung diminta sang kekasih hati, Ali Geno untuk kembali ke Pematangsiantar.

Di Pematangsiantar, Vinna mulai membantu usaha calon suami dan mertua. Vinna terus aktif di perusahaan milik mertuanya hingga menikah dan memiliki tiga anak, yaitu Chloe, Valerie, dan Enzo.

Awalnya, Vinna ‘sekadar’ membantu usaha milik mertuanya, CV Obor. Namun seiring waktu, karena faktor usia kedua mertua, akhirnya Vinna dan suami yang diminta fokus menjalankan usaha tersebut.

“Kebetulan suami saya anak laki-laki satu-satunya. Saudara-saudara perempuannya menetap di luar negeri. Jadi kami lah harapan mertua untuk meneruskan usahanya,” tukas bungsu dari lima bersaudara ini.

Vinna dan suami sepakat tidak akan menyia-nyiakan usaha milik mertuanya  yang bergerak di bidang penyediaan bahan bangunan. Bahkan keduanya berusaha mengembangkan usaha, termasuk di bidang properti membangun perumahan, pengaspalan jalan, ready mix beton, serta hotel dan kafe.

Meski sama sekali tidak memiliki pengetahuan dan pengalaman di bisnis hotel dan kafe, namun Vinna nekat membuka usaha tersebut. Baginya, asalkan mau belajar, bekerja keras, dan tekun, serta sepenuh hati, pasti bisa.

“Tiga bulan pertama hotel dan kafe buka, saya biasa sampai jam satu dinihari masih di hotel. Saat itu saya benar-benar dituntut belajar banyak, termasuk tentang Standar Operasional Pekerjaan atau SOP masing-masing divisi dan personal. Kini setelah SOP bisa berjalan lancar, saya tinggal pantau dan evaluasi,” jelas Vinna yang sehari-hari lebih banyak berada di CV Obor.

Diakui Vinna, ia banyak belajar tentang bisnis dan bagaimana menjalani hidup dari ayah mertuanya. Setiap pagi, lanjutnya, setelah anak-anak sudah diantar ke sekolah, biasanya ia bersama suami dan kedua mertua menikmati sarapan bersama. Saat sarapan itulah, biasanya ayah mertua memberikan nasehat dalam segala hal.

“Papa mertua selalu bilang, jika ingin sukses dalam bisnis, harus menyatu dengan bisnis itu sendiri. Bisnis bukan rutinitas atau sekadar kewajiban,” jelas perempuan yang menjaga kebugaran tubuhnya dengan aerobic atau minimal treadmill sekitar 30 menit di rumah.

Ervinna

Secara akademis Vinna keliatan lebih terobsesi dalam bisnis. Sementara suami, selalu menjadi teman berbagi segala ide dan senantiasa memberikan dukungan sepenuhnya. Vinna juga menganggap suaminya sebagai panutan, khususnya dalam bersikap dan bergaul, termasuk kepada para karyawan.

“Dia itu low profile, dan ya, pekerja tapi selalu ingat untuk menikmati hidup. Dia yang selalu planning liburan untuk keluarga. Ada waktu luang sedikit saja, dia langsung mengajak liburan. Ya, meskipun saat liburan, tetap saja kita bicara bisnis dan melihat peluang,” tandas Vinna seraya menambahkan nama Alvina untuk hotel dan kafe merupakan perpaduan nama dirinya dan sang suami, yaitu Ali dan Vinna.

Di tengah kesibukannya mengurus bisnis, Vinna tidak melupakan tugasnya sebagai seorang istri dan ibu. Ia selalu berusaha menyempatkan diri memasak makanan bagi keluarga.

Setelah seharian sama-sama padat aktivitas, wajib makan malam bersama. Nah, saat itulah terjalin komunikasi antara Vinna dan suaminya dengan anak-anak.

“Jadi, sebelum mereka pulang les sekitar jam tujuh malam, saya dan suami sudah menunggu mereka di meja makan. Selama di meja makan sekitar satu jam, kami sempatkan mengobrol. Anak-anak dilarang pegang handphone saat kegiatan tersebut. Jadi semua fokus makan dan mengobrol,” tukas wanita yang kini sedang disibukkan persiapan pembukaan kafe baru di kawasan Multatuli Medan.

Vinna sendiri bersama suami, selalu menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Selain memiliki panggilan sayang masing-masing, keduanya selalu bersama-sama. Mereka selalu berusaha tidak pernah pergi seorang diri jika harus menginap di luar Kota Pematangsiantar walaupun usaha mereka terbagi di beberapa kota.

“Sejak awal menikah, kalau bepergian karena kerjaan sampai menginap, nggak pernah sendiri-sendiri. Pasti berdua. Hal ini sebenarnya nggak pernah kami bicarakan, apalagi jadi komitmen. Mengalir saja dengan sendirinya dan saling tahu,” ujar Vinna yang mengaku sang suami-lah yang selalu mengingatkannya untuk lebih bisa mengatur waktu antara bekerja dan beristirahat. Sebab Vinna sendiri selalu kepikiran ide-ide baru dan ingin mewujudkannya.

“Sudah tengah malam pun, kadang masih bercerita soal bisnis dengan suami. Untungnya suami selalu mengingatkan lanjut besok ya, jam nya untuk istirahat dulu ,” tukas wanita yang lahir tanggal 14 September ini.

Meski bisnis telah berjalan lancar, namun Vinna tidak ingin larut. Vinna selalu berpikir jangan pernah merasa telah berada di zona nyaman. Harus selalu mengembangkan ide-ide baru. Sebab kompetitor bisa datang kapan saja. (awa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button