Lifestyle

Efrin Girsang Setia Menjaga Budaya Simalungun

SIANTAR, FaseBerita.ID – Efrin, demikian panggilan akrabnya. Masih muda, namun tentang budaya, Efrin bisa dijadikan contoh untuk orang muda yang menjaga budaya serta menggelutinya untuk melestarikannya.

Bagi Efrin, mempelajari dan menggunakan simbol-simbol budaya tidak membuatnya seperti orang yang tertinggal zaman. Sebab selain selalu melekat dengan simbol budaya, dirinya tetap mengikuti perkembangan zaman seperti kebanyakan orang.

“Kita harus tahu siapa kita. Kita punya kekhasan, sebagai tanda yang membedakan kita dengan yang lain. Kekhasan itu harus kita pertahankan, karena itulah yang memperkaya bangsa Indonesia. Generasi muda Simalungun harus melestarikan budaya secara aktif,” kata Efrin Girsang.

Menurut Efrin, kreatifitas yang dimiliki orang muda dapat digunakan untuk melestarikan budaya. Dibalik usaha untuk melestarikan, ada peluang bisnis yang menjanjikan.

Pria yang sudah membuat serta memasarkan ribuan gotong parhorja, sejenis penutup kepala khas Simalungun ini, mengaku sangat bangga saat ada yang memakai gotong.

“Ada rasa puas dan tentunya bangga telah ikut berkarya melestarikan budaya. Mereka yang memakai secara otomatis mempromosikan Simalungun. Itu yang membuat kita sangat senang,” kata Efrin.

Efrin yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan di salah satu BUMN, selain menekuni usaha pembuatan gotong, juga aktif melestarikan olahraga dihar, jenis pencak silat Simalungun. Efrin juga tidak segan-segan berbagi pengalaman dan keterampilan kepada rekan-rekan muda yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi). (ros)

iklan usi