Lifestyle

Dian Marsyal Damanik: Berawal dari Hoby, Kini Jadi Fotografer

SIANTAR, FaseBerita.ID – Berawal dari hoby motret, kini menjadi profesi seorang fotografer. Adalah Dian Marsyal Damanik (24). Ia sangat senang menjalaninya untuk hal yang positif.

Dian Marsyal saat ditemui di salah satu kedai kopi yang ada di kota Pematangsiantar, Sabtu 30 Desember 2019 bercerita kalau dia menjalani profesi sebagai fotografer baru 3 tahun. Yang awalnya hanya foto-foto di sekitaran Jalan Merdeka dan Sutomo.

“Saya mendalami profesi sebagai fotografer baru 3 tahun. Tetapi untuk mengenal dunia fotografi ini sudah 6 tahun. Awalnya, saya diajak cewekku jalan kaki Sutomo-Merdeka. Kemudian diajak foto orang yang sedang melakukan aktivitas. Disitulah saya mulai mengetahui makna foto dan makna kehidupan itu,” ujar Dian yang tinggal di Jalan Senangin, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur.

Dian menambahkan, walaupun hanya tamatan SMA dia tidak pernah menyerah untuk berkarir dan minder dari orang yang pendidikannya lebih tinggi dari dirinya.

“Saya tidak mau minder dari yang lain. Justru itu lah yang menjadi motivasi saya untuk berkarir. Selain menjadi seorang fotografer saya juga mulai merintis mengajar ngaji dan mengajar olahraga buat anak-anak dan kaum-kaum muda agar kaum muda lebih menghargai waktu dan menjauhi yang namanya Narkoba. Itu semua saya tidak pernah meminta bayaran kepada mereka,” ujar anak ketiga dari tiga bersaudara.

“Saya lebih senang mengajarkan  kegiatan-kegiatan positif kepada anak-anak muda untuk menjauhi narkoba. Dan kami memiliki grup fotografer yang namanya Siantar fotografer dan siantar fotografer modeling. Siapapun anak-anak yang hendak belajar saya akan mengajarinya,” tambah Dian yang mengatakan kalau sebagian ada motivasi dari orang sekeliling untuk menjadi fotografer.

Untuk saat ini, Dian mengatakan, lebih sering melakukan pemotretan ke busana. Dan pernah juga memanggil dan mengumpulkan fotografer-fotografer handal di regional Sumut untuk saling belajar dengan tim.

“Untuk kompetensi atau even memang hanya sampai model Sumut, yang pernah dilakukan di tebing dan medan. Dan Putri lah orang yang pertama kali menjadi awal model saya. Dialah yang menjadi juara pertama tingkat Sumut yang dilakukan di Medan dan dia yang selalu menjadi model saya,” ujarnya sembari mengatakan kalau selagi positif dia akan mengorbitkan mereka anak-anak Siantar di media sosial salah satu contoh saat menggalang dana untuk Sinabung.

Dari keluarga awalnya tidak mengijinkan menjadi seorang fotografer. Tetapi dia tetap berusaha membuktikan kepada keluarga kalau fotografer itu tidaklah pekerjaan yang salah.

“Akan tetapi saya membuktikan kalau yang saya kerjakan itu tidak yang negatif. Dan inilah motivasi saya untuk menunjukkan kepada keluarga kalau saya bisa sukses sebagai seorang fotografer,” tutupnya. (Mag 04)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker