Lifestyle

Devi Novita Sari Hidup Mandiri dari Menyanyi dan Bisnis

Sejak lulus SMA tahun 2011 lalu, Devi Novita Sari sudah hidup mandiri. Ia memutuskan menetap di Kota Pematangsiantar, sedangkan orangtua tinggal di Serapuh, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Di Pematangsiantar, Sari, sapaan akrabnya, tinggal di salah satu tempat kos. Untuk memenuhi kebutuhannya, cewek cantik ini bekerja sebagai penyanyi.

Menjadi penyanyi, sebenarnya sudah dilakoni anak kedua dari tiga bersaudara ini sejak ia berusia 10 tahun. Kala itu, ia sering menerima job untuk menyanyi di acara-acara pesta.

“Ya, biduan cilik-lah. Kalau ada job, Sari diantar jemput sama bapak. Kalau ada yang ingin mengajak Sari menyanyi pun, harus melalui bapak,” terang buah hati pasangan suami istri Warkun Setiadi dan Suyanti ini.

Sebenarnya, kata Sari, setelah lulus SMA, ia ingin melanjutkan pendidikan ke bagki kuliah. Bahkan, ia sudah sempat mendaftar di salah satu perguruan swasta di Pematangsiantar. Namun karena sesuatu hal, akhirnya ia memutuskan tidak jadi kuliah.

“Cita-cita Sari, antara reporter dan pengacara. Makanya kemarin mendaftar di Fakultas Hukum. Tapi kemudian, ada pertimbangan dan kekhawatiran akan terbentur di biaya, ya batal kuliah,” kenang Sari, yang kemudian memutuskan untuk fokus menjadi penyanyi.

Sari mengaku bisa menyanyikan lagu semua genre, mulai pop hingga dangdut. Juga lagu-lagu Batak.

“Disesuaikan aja dengan permintaan yang punya acara. Termasuk untuk wordrobe. Kalau untuk wedding, tentunya tampil lebih anggun. Beda dengan mengisi acara yang pengunjungnya anak muda,” tukas Sari yang sering tampil dengan rambut dikepang kecil-kecil.

Selain menyanyi di acara-acara pesta, Sari juga sering tampil di beberapa kafe yang ada di Pematangsiantar. Baik solo, trio, maupun dengan grup band. Kini, gadis berkulit putih dan berambut panjang ini menjadi vokalis di Rexa Band.

“Resmi gabung di Rexa Band sejak sebulan lalu. Sebelumnya memang sudah pernah nyanyi gabung sama mereka,” sebut Sari yang juga tergabung di Trio Nice Voice, yang lebih sering menyanyikan lagu-lagu Batak.

Masih kata Sari, bakat menyanyinya diturunkan oleh nenek dari pihak ibu. Dulu, sang nenek merupakan penyanyi (sinden), dan sang kakek memiliki grup orkestra.

“Sepertinya hanya Sari yang berbakat menyanyi,” tandas perempuan yang dikenal dengan Sari Denosa ini. Denosa merupakan singkatan nama lengkapnya, yaitu Devi Novita Sari.

Sari juga mengaku, menjadi penyanyi banyak suka dan duka. Sukanya, ia memiliki banyak teman, sering bepergian atau jalan-jalan, banyak pengalaman, tidur dan makan di hotel gratis, dan tentunya menerima bayaran.

Sedangkan dukanya, pulang larut malam yang menyebabkan ia sempat diusir ibu kos, dan pernah mengalami kecelakaan lalu-lintas bersama rombongan dalam perjalanan menuju lokasi menyanyi.

“Memang tidak sampai luka parah, tapi sempat trauma,” tandas Sari yang sudah menyelesaikan rekaman single, tinggal menunggu syuting video klip.

Diakui Sari, setelah ia bergabung di Rexa Band, banyak job yang diterima sehingga ia makin sering tampil dan dikenal.

“Kebetulan Rexa Band melakukan penyegaran. Manajer-nya melakukan gebrakan-gebrakan. Salah satunya, merekrut vokalis cewek,” jelas Sari yang pernah diajak untuk menyanyi hingga ke Batam dan Pekanbaru.

Selain menyanyi, Sari juga berbisnis. Ia berjualan pakaian eks impor (rojer). Sudah sekitar dua bulan ini ia membuka kios di Jalan Singosari Pematangsiantar.

“Ada kios yang Sari kontrak. Selain rojer, Sari juga menjual pernak-pernik dari kain flanel, bouqet bunga, juga boneka handmade. Barang-barang itu Sari bikin sendiri. Belajarnya otodidak, ya paling lihat di YouTube,” tukas wanita berusia 26 tahun ini.

Penyanyi yang mengidolakan Siti Nurhaliza asal Malaysia ini, merupakan penggemar berat Doraemon, tokoh Kucing dalam kartun asal Jepang. Banyak pernak-pernik Doraemon yang dikoleksi. Mulai matras, karpet, bantal, gorden, jam dinding, dan boneka berbagai ukuran.

“Kalau lihat pernak-pernik Doraemon, dan ga dibeli, Sari bisa demam dan ingat terus,” ujar pecinta Kucing (cat lover) yang memiliki empat ekor Kucing peliharaan ini. (awa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button