Lifestyle

Coba Tips ini jika Anak Susah Makan

Susah makan pada anak sering membuat orang tua cemas. Kecemasan akan anak kelaparan dan tidak mendapatkan gizi yang cukup membuat orang tua melakukan segala cara agar si buah hati mau makan.

Menurut penelitian, anak yang susah makan merupakan salah satu cara untuk menegaskan kemandiriannya. Jadi anak hanya akan memakan apa yang dia inginkan, di waktu yang ia tetapkan. Orang tua tidak perlu khawatir berlebihan, selama anak berkembang dengan baik. Berikut kami berikan cara mengatasi anak susah makan.

Umumnya sering menolak dan susah untuk makan nasi pada saat umur diatas setahun. Tentu saja hal ini membuat orang tua kewalahan setiap kali jam makannya tiba. Namun menyikapi dengan keliru, seperti memaksanya makan justru akan menimbulkan suasana yang tidak enak. Lalu bagaimana cara mengatasi anak susah makan? Berikut cara mengatasi anak susah makan nasi sesuai usianya.

Cara mengatasi anak susah makan usia 1 tahun

– Usia 1 tahun adalah saat yang tepat untuk mengenalkan nasi pada anak. Namun, seperti pada masa peralihan lainnya, mengenalkan nasi pada anak bisa sangat sulit dilakukan. Masalah ini bisa dikarenakan beberapa faktor, salah satunya gangguan sensorik. Gangguan sensorik singkatnya adalah belum terbiasanya anak dengan tekstur nasi.

– Cobalah untuk membuat makanan khusus yang sesuai dengan selera anak. Misalnya buatkan nasi yang telah dilembutkan lalu campurkan dengan telur, hati ayam, daging, dan sayuran. Makanan yang sedikit dihaluskan dapat mempermudah anak menelan makanannya dengan baik.

– Buatlah makan menjadi aktifitas yang menyenangkan bagi anak. Aktifitas yang menangkan dapat membuat anak jadi suka makan. Selain itu, orang tua harus memberikan jeda pada setiap suapan agar anak dapat mencerna makanannya.

Cara mengatasi anak susah makan usia 16 bulan

Kurang lebih seperti anak usia 1 tahun, anak usia 16 bulan juga masih sering susah makan. Untuk menghadapi, orang tua harus ekstra sabar. Cobalah cara-cara berikut sebagai cara mengatasi anak susah makan.

– Saat makan berlangsung, sediakan camilan sebagai selingannya di beberapa suapan. Camilan disini berfungsi sebagai alat pancing agar anak mau makan. Namun, jangan berikan camilan terlalu banyak, karena dapat membuatnya jadi enggan untuk memakan nasi yang seharusnya menjadi makanan utama.

– Hanya susui ketika anak meminta ASI membuat anak kenyang sehingga ia jadi lebih memilih ASI daripada makan. Prioritaskan anak untuk makan nasi ketimbang dengan memberikan ASI. Biasakan terus menerus agar anak tidak susah makan.

Cara mengatasi anak susah makan usia 18 bulan

Pada usia 18 bulan, anak sedang sangat aktif-aktifnya. Oleh karena itu, ia akan hanya makan sesuatu yang menarik baginya. Disinilah peran orang tua untuk memutar otak mendapatkan cara mengatasi anak susah makan. Beberapa cara berikut dapat diterapkan agar anak suka makan.

– Buatlah makanan dengan semenarik mungkin agar anak tertarik untuk mencicipinya. Menu makan yang berwarna menarik seperti merah, hijau, dan kuning bisa dibuat guna membuat anak mau makan. Untuk menambah semangatnya makan, orang tua juga dapat membuat makanan tersebut bersama anak.

– Distraksi saat makan menyebabkan anak jadi salah fokus. Yang seharusnya fokus ke makanannya, malah justru fokus dengan aktifitas lain. Oleh karena ini, hindari distraksi pada anak sekecil mungkin agar dia bisa menikmati makanannya lebih baik.

Cara mengatasi anak susah makan usia 2 tahun

Saat memasuki usia 2 tahun, ego seorang anak mulai bertambah besar. Salah satunya adalah susah makan dan pemilih dalam makan. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari bosan dengan menu makanan, sampai sakit seperti batuk, pilek, bahkan sakit gigi. Untuk itu, inilah beberapa cara mengatasi anak susah makan.

– Orang tua dapat mencoba memberikan makan anak dengan porsi yang kecil namun sering. Hal ini menghindari anak dari bosan dan susah makan. Porsi yang kecil namun sering memperbesar kemungkinan anak kenyang dalam waktu yang lebih lama. Selain itu nutrisi anak juga terjamin, sehingga anak bisa terus aktif.

– Makan bersama-sama dapat memancing anak untuk makan dengan baik. Sebab ia merasa tidak sendirian. Anak juga dapat merasakan kehangatan dari makan bersama sehingga empati anak bertambah. (fim/int)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close