Lifestyle

Angie Paras Putri Purba Seimbangkan Akademik dan Non Akademik

FaseBerita.ID – Masih belia, tapi sudah mengukir banyak prestasi. Baik akademik maupun non akademik. Mulai menyanyi, pidato, dan Lomba Lingkungan Hidup.

“Sebagai remaja, jangan hanya fokus dengan akademik. Tapi harus seimbang dengan non akademik atau prestasi dari kegiatan di luar pelajaran,” kata Angie Paras Putri Purba.

Gadis yang sudah sweet seventeen ini telah berprestasi sejak berusia 5 tahun. Saat itu, ia menjuarai lomba menyanyi dalam rangka Bulan Balita untuk tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Selanjutnya, ada saja lomba menyanyi yang dimenangkannya.

“Di rumah, ada banyak piala dan piagam penghargaan. Kalau dihitung-hitung, sekitar 70 persen itu dari prestasi non akademik. Selebihnya ya dari prestasi akademik,” sebut siswi kelas XII IPA-1 SMA Budi Mulia Pematangsiantar itu.

Kini, karena sudah duduk di kelas XII, Angie, demikian teman-temannya memanggil, sudah mengurangi kegiatan akademiknya. Bagaimanapun, ia harus fokus memersiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Pengennya kan kuliah di Jawa, jurusan Teknik Lingkungan,” tukas cewek berambut panjang ini.

Menurut Angie, mengikuti Lomba Lingkungan Hidup untuk tingkat Sumut tahun 2018, saat berkesan. Saat itu, ia dan timnya dari SMA Budi Mulia mengambil thema Diet Plastik.

“Sebenarnya semua lomba pasti ada kesan tersendiri,” aku alumni SD Kalam Kudus dan SMP Bintang Timur Pematangsiantar ini lagi.

Bungsu dari dua bersaudara putri pasangan Parlindungan Purba dan Aster Samosir ini memang remaja yang aktif. Ada saja kegiatan yang dilakukannya, bahkan saat di perjalanan pulang dari sekolah menuju rumah di Dolok Merangir, Kecamatan Dolok Batunanggar, Kabupaten Simalungun.

“Di dalam mobil kalau pulang sekolah, biasanya main Ukelele. Makanya Ukelele ada terus di dalam mobil. Kalau mau tidur pun main Ukelele dulu,” kata cewek yang berulang tahun setiap tanggal 8 April ini.

“Itu juga untuk menghilangkan kejenuhan karena setiap hari kegiatanku sangat padat. Pulang sekolah sudah siang, ditambah les di sekolah dan bimbingan belajar. Jadi sampai rumah sudah jam sembilan malam. Untung ada mami yang setia mengantar ke mana saja,” sebut Angie, yang menurutnya jasa sang ibu sangat besar atas prestasinya selama ini. Tentunya tidak mengenyampingkan ayahnya yang selalu bekerja keras.

Kepada rekannya sesama remaja, Angie berpesan agar jangan pernah berputus asa. Cari kegiatan positif di luar sekolah, dan jangan sekali-kali berhubungan dengan narkoba.

“Jauhi narkoba, dekati aku. Eh, nggak-nggak. Kalimat yang dekati aku bercanda ya. Yang jelas, jauhi narkoba,” katanya tertawa. (awa)

iklan usi



Back to top button