Lifestyle

Aan Aquino: Tak Betah sebagai Pekerja, Pilih Fokus jadi MUA

SIANTAR, Fase Berita.ID – AAN sebagai make up artist (MUA) di Pematangsiantar, dipastikan tidak sedikit yang mengenalnya. Namun mungkin belum banyak mengetahui perjalanan hidupnya hingga bungsu dari dua bersaudara itu kini menjadi salah satu MUA terkenal di Pematangsiantar.

 

Pemilik nama lengkap Andri Riansyah ini mengaku ia mulai belajar make up sejak duduk di bangku SMA Sultan Agung Pematangsiantar. Aan yang memiliki akun Instagram aan-aquino ini, tergabung dalam ekstrakurikuler menari serta mayoret hits marching band Sultan Agung, sering diminta membantu penata rias. Sebab anggota tim tari mencapai ratusan orang.

“Aan dulu aktif di marching band sebagai mayoret serta di grup tari Sultan Agung. Saat sebagai penari di Open Stage Parapat kala itu, karena anggota tim tari banyak, Aan sering diminta membantu make up para penari. Itulah awal Aan mulai belajar make up,” terang anak pasangan suami istri M Mursidi dan Endang ini.

Lulus SMA, Aan sempat bekerja sebagai customer service di salah satu bank swasta di Pematangsiantar. Namun hanya bertahan sekitar beberpa bulan. Aan memilih resign karena menganggap tidak cocok bekerja di belakang meja.

Kemudian Aan bekerja di Medan. Ada sekitar lima tahun Aan bertahan di Medan, di salah satu perusahaan produk elektronik Korea, hingga akhirnya ia memutuskan hijrah ke Jakarta.

Di Jakarta lah Aan mulai tekun belajar make up. Kebetulan ia memiliki teman yang mengenal banyak artis, sehingga Aan bisa merias dan mengenal beberapa artis. Seperti Dewi Gita, Ayu Ting Ting, Barbie Kumalasari, dan lainnya.

“Aan juga masuk ke beberapa stasiun televisi. Kalau artis yang Aan jumpai, ya sudah banyak,” tukas Aan tanpa bermaksud menyombongkan diri.

Aan tak lama di Jakarta. Ia kembali ke kota kelahirannya, Pematangsiantar atas permintaan sang ibu.

“Ya, namanya anak bungsu. Apalagi Aan cuma dua bersaudara, dan abang Aan sudah menikah,” tandas Aan yang kemudian menetap bersama orangtuanya di Jalan Rakutta Sembiring Pematangsiantar.

Di Pematangsiantar, Aan tak mau menyia-nyiakan ilmu make up yang sudah digelutinya di Jakarta. Ia mencoba berbisnis dengan menjadi MUA.

Keputusan Aan untuk fokus di MUA tak mengecewakan. Bahkan bisa dikatakan sukses, meski Aan tak mau jumawa. Padahal, Aan berada di urutan pertama 10+Rias Pengantin MUA Pematangsiantar Terbaik versi Heikamu.com.

“Kebetulan Aan dipercaya orang-orang untuk membuatnya cantik. Aan harus jaga kepercayaan itu. Kalau hidup, Aan yakin ada pasang surutnya,” sebut Aan yang ternyata dari hasil bisnisnya sebagai MUA bisa membeli rumah dan mobil.

Rumah yang dibeli Aan di Perumahan Bukit Maratur No 273 Pematangsiantar dijadikannya sebagai lokasi usaha, yang diberi nama Home Aan Make Up.

Diakui Aan, keputusannya menjadi seorang MUA tidak berjalan mulus. Sang ayah yang merupakan pensiunan pegawai bank awalnya sangat menentang. Ia ingin Aan seperti dirinya, menjadi pegawai bank. Apalagi sebelumnya Aan sudah sempat bekerja di bank.

 

“Tapi mama meyakinkan papa bahwa menjadi MUA juga menjanjikan. Mama bilang, menjadi MUA bisa sampai tua, tidak ada pensiun. Akhirnya papa menerima. Malah sekarang papa yang antar dan jemput Aan kalau ada job,” sebut Aan yang berencana membuka beauty class di Pematangsiantar Januari 2020 mendatang.

Aan menambahkan, menjadi MUA tentunya ada suka dan duka. Sukanya, jika klien yang selesai di-make up mengaku puas dan merasa lebih cantik. Sedangkan dukanya, kata Aan, jika ada keluarga pengantin wanita yang ikut-ikut mengatur saat Aan sedang bekerja.

“Si pengantin asyik-asyik aja. Tapi ada keluarga yang ikut mengatur. Namun itu sangat jarang terjadi. Yang pasti, Aan enjoy dengan profesi ini,” sebut Aan yang mengaku dituntut untuk senantiasa meningkatkan kreativitas.

Sebagai MUA, Aan tak hanya menerima job di Pematangsiantar. Selalu ada job yang diperolehnya dari luar kota, seperti Tarutung, Balige, Limapuluh, bahkan Jakarta.

“Tepatnya di Jakarta Selatan. Waktu itu, pengantin perempuannya asal Sidamanik, Simalungun, dan yang laki-laki dari Bandung. Tapi pesta di Jakarta,” jelas Aan yang mengaku hobi berenang, dan bernyanyi serta humoris ini.

Sebelum menjadi MUA, Aan sempat bergelut di modelling, yakni saat ia bekerja di Medan. Bahkan ia meraih juara Putra Indonesia Sumatera Utara (Sumut) perwakilan Pematangsiantar, juara Mister Youth Sumut perwakilan Pematangsiantar, juara Modelling Fotogenic, dan Duta Pariwisata Danau Toba tahun 2008.

“Aan memang senang difoto. Banyak yang bilang Aan fotogenic. Makanya kalau ada lomba modelling, Aan sering juara fotogenic,” tandas Aan yang juga hobi menari, bahkan sempat memiliki grup dance, yang hits di masa itu yaitu NBA dance terdiri dari 3 personil termasuk Aan sendiri. Grup dance tersebut sering mengisi event di Pematangsiantar, seperti konser musik dan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pematangsiantar.

Ditanya cita-citanya, kata Aan ia sebenarnya ingin menjadi artis. Dan cita-cita itu yang sebenarnya menjadi salah satu yang menguatkan hatinya saat memutuskan ke Jakarta.

Diakui Aan, sebenarnya saat di Jakarta ia sempat mengikuti casting untuk bintang salah satu reality show.  Hanya saja, ia baru ditelepon pihak produser saat ia sudah kembali ke Pematangsiantar. Ketika disampaikan kepada sang ibu, perempuan yang melahirkan Aan itu melarangnya berangkat ke Jakarta.

Aan pun berusaha maksimal sebagai MUA. Dia tak hanya fokus ke tata rias wajah, namun juga tata rias rambut. Kini, Aan pun mulai mengoleksi gaun malam untuk pengantin.

“Jadi yang butuh gaun malam, bisa datang ke Aan,” sebut Aan yang kini dibantu empat orang asisten.

Meski berbisnis, namun Aan sering tersentuh hatinya jika ada calon pengantin yang datang dan mengaku tidak memiliki banyak uang. Tanpa segan, biasanya Aan memberikan keringanan sesuai kemampuan klien tersebut.

“Aan pernah dibayar di bawah harga biasa. Kalau itu, Aan memang benar-benar tau kondisi ekonominya. Aan ikhlas, dan tetap Aan berikan yang maksimal. Kalau masih bisa berbuat baik, Aan tetap berbuat baik. Aan yakin akan ada balasan yang baik juga untuk Aan,” sebut Aan yang ingin memberangkatkan kedua orangtuanya menunaikan ibadah haji.

Banyak keinginan Aan yang ingin diraihnya. Salah satunya, ingin memiliki rumah toko (ruko). Di lantai satu, tempat usaha salon, dan di lantai dua untuk kursus modelling dan dance.

“Aan kan juga pernah jadi guru dan modelling,” ujar Aan yang mengaku saat jalan-jalan lebih suka memborong stok make up.

Menurut Aan, ia tidak pernah jenuh sebagai MUA. Sebab menjadi MUA merupakan hobi, yang akhirnya menjadi profesi.  Namun tetap saja Aan sesekali  refreshing, tidak jauh-jauh. Cukup ke Bukit Indah Simarjarunjung (BIS).

“Di sana, Aan duduk dan memandang keindahan Danau Toba. Aan sering bawa keluarga ke sana. Biasanya mendadak, karena kalau direncanakan malah nggak jadi,” tandas Aan yang sebenarnya ingin berlibur ke luar negeri, yakni Thailand.(awa/fe)

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close