Lifestyle

3 Manfaat Makanan Organik Bernutrisi untuk Buah Hati

Asupan nutrisi untuk buah hati harus yang terbaik. Saat ini, orang tua sedang tren memberikan nutrisi dengan memilih makanan dan minuman organik yang bebas bahan kimia dan pestisida.

Dalam diskusi bertajuk Organic Parenting Semakin Tinggi Minat-Puregrow Organic di Jakarta, Kamis (23/1), Dokter Spesialis Anak dr. Lucia Nauli Simbolon, Sp.A, menjelaskan asupan pangan organik sangat memengaruhi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Saat usia 0–6 bulan, bayi mendapat ASI eksklusif. Setelahnya, ia perlu mendapat tambahan asupan nutrisi.

Ini harus sangat diperhatikan, terutama dalam 2 tahun pertama yang merupakan golden period tumbuh kembang anak. Bahan makanan organik tidak mengandung pestisida dan pupuk sintetis.

“Kita tentu ingin menghilangkan zat-zat tersebut, sehingga tidak ada residu pestisida dalam makanan atau minuman anak. Yang pasti, kita juga ingin menghindari paparan growth hormone. Sebisa mungkin kita hindari bahan-bahan seperti ini sejak dini,” papar Lucia.

Growth hormone kerap digunakan pada hewan, untuk merangsang produksi susu sapi yang lebih banyak, atau ayam jadi lebih gemuk. Berbagai kelebihan asupan nutrisi organik lainnya di antaranya:

1. Tinggi Kadar Antioksidan
Antioksidannya lebih tinggi, karena tidak ada interaksi dengan bahan kimia berbahaya. Hewan yang mengonsumsi makanan organik memiliki kandungan asam linoleat dan omega-3 lebih tinggi.

“Ini membuat daya tahan tubuh anak lebih baik,” jelas dr. Lucia.

2. Baik Untuk Usus
Makanan organik juga merangsang pertumbuhan bakteri bemanfaat di usus. Awalnya, 70 persen imunitas berada di usus. “Bila usus sehat, daya tahan anak pun baik,” jelas Lucia.

Keseimbangan bakteri usus juga akan membuat gut-brain axis terbentuk dengan baik, sehingga fungsi kognitif anak pun turut membaik. Makanan organik termasuk susu, memiliki rasa alami dan segar.

“Rasanya asli tanpa tambahan apa-apa. Meski tanpa tambahan gula dan perisa, susu sudah memiliki rasa yang enak. Gula tambahan dan perisa akan membuat anak terbiasa dengan rasa manis. Saat besar nanti, dia akan terus mencari rasa yang makin manis,” katanya.

3. Membuat Buah Hati Cerdas di Masa Pertumbuhan
Susu organik yang tidak menggunakan sukrosa (gula pasir) maupun perisa bisa membuat si kecil mengenal dan terbiasa dengan rasa alami susu sehingga membantu ibu membangun selera sehat si kecil semenjak dini. Susu ini dihasilkan dari sapi yang tidak disuntik growth hormone dengan tujuan untuk merangsang produksi susu.

“Menurut penelitian, sapi yang bahagia memiliki produksi susunya baik. Si kecil akan lebih kritis dalam masa tumbuh kembangnya,” tutup Head of Marketing PT Arla Indofood Anastasia Damayanti. (jp)



Unefa

Pascasarjana
Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close