Kuliner

Singkong Bajingan, Si Manis nan Empuk

FaseBerita.ID – Jika Thailand punya ‘sweet cassava’ atau lebih dikenal dengan singkong Thai, maka Temanggung punya ‘singkong bajingan’. Rasa singkong ini tak kalah nikmat dan manis dibanding singkong asal Thailand yang tengah digemari itu.

Sama seperti singkong Thai, memasak singkong bajingan juga dilakukan dengan cara merebus. Hanya saja, singkong bajingan direbus sekaligus bersama kuah atau saus gula merah dan santan. Sedangkan singkong Thai dilakukan dengan cara terpisah.

Nama singkong bajingan sebenarnya bukan umpatan, melainkan berasal dari istilah yang digunakan masyarakat Jawa untuk menyebut seorang penarik gerobak. Konon, singkong bajingan merupakan makanan mewah yang dibuat para penarik gerobak di Temanggung, Jawa Tengah saat mendapatkan rezeki.

“Dulu yang menarik gerobak itu disebut bajingan dan kastanya cukup rendah di masyarakat. Bagi mereka ini merupakan makanan mewah saat ada perayaan atau mendapatkan rezeki,” kata Brand Manager Restoran Kaum Jakarta, Lisa Virgiano saat memperkenalkan singkong bajingan sebagai salah satu menu di restorannya dalam konsep Pasar Papringan, beberapa waktu lalu.

Setelah sempat dilupakan, kini singkong bajingan kembali dihidupkan masyarakat Temanggung dan bisa dijumpai di Pasar Papringan yaitu pasar hutan bambu di dusun Ngadiprono. Selain di Temnaggung, singkong bajingan ini juga dapat dibuat dengan mudah di rumah.

“Rahasinya singkong yang bagus yaitu singkong yang gembur, gula dan kelapa yang juga bagus,” ujar Lisa.

Singkong ini dapat menjadi salah satu sajian pencuci mulut atau kudapan saat minum teh dan kopi. Di bulan puasa singkong bajingan juga bisa dijadikan salah satu takjil atau menu berbuka puasa lantaran rasanya yang manis.

Dan, cara membuatnya sangat sederhana, rebus semua bahan sampai matang, empuk, dan gula merah meresap. Lalu sajikan. Super simpel kan? (ann/int)

Bahan-bahan:
– 250 gr singkong, kupas, potong-potong
– 1 lembar daun pandan
– 1/4 sdt garam
– 750 ml santan (boleh pakai air biasa)
– 125 gr gula merah, sisir.



Pascasarjana

Unefa
Back to top button