Kuliner

Roti Ketawa Beragam Rasa

FaseBerita.ID – Jika Anda mampir ke Kota Siantar, anda pasti telah tak asing mendengar makanan Roti Ketawa. Roti ketawa ini selalu menjadi andalan sebagai oleh-oleh untuk dibawa pulang ke rumah.

Mengapa disebut roti ketawa? Karena bentuknya yang unik roti ini saat digoreng menjadi mekar yang selanjutnya membelah seperti orang yang tertawa. Sehingga roti ini pun disemat dengan nama roti ketawa.

Di kota Siantar sudah sangat mudah untuk menemukan roti ketawa, di daerah Simpang Dua Jalan Prapat, bagi yang mau ke Medn ada juga ada di sekitar Jalan Medan, simpang Sambo Jalan Asahan dan Jalan Farel Pasaribu.
Iwan salah seorang pengusaha yang ini telah dilakoni bisnis kuliner roti ketawa ini sudah lebih kurang 10 tahun dan sudah menjadi bisnis keluarga.

“Saat ini kita mempunyai 3 tipe rasa, yaitu rasa pandan, cokelat dan original. Roti ketawa pandan warna khasnya hijau. Kalau cokelat warnanya cokelat dikarenakan memang mengfungsikan tepung cokelat. Apa pun rasanya, di bagian luar roti seutuhnya diselimuti biji wijen,” ujarnya sembari menyebutkan perbedaan roti ketawa buatan dia dengan tempat lain.

“Jika sedang musim durian, kita sediakan roti ketawa rasa durian. Rasa durian tidak tersedia setiap hari mengingat harga durian yang mahal jadi kalau rasa durian hanya musiman saja,” tambahnya.

Iwan mengatakan bahan umum untuk membuat roti ketawa adalah tepung, mentega, gula, telur dan pengembang.

“Roti ketawa ini ada dua variasi ukuran tiap ukuran berbeda-beda harganya. Ada yang berukuran besar dan ada yang berukuran bola pimpong. Untuk yang besar satu buah harganya Rp1.000, Sementara ukuran kelereng perkilo dijualnya sekitar Rp 40.000,” ujar Iwan sembari menunjukkan ukuran ketawa. (mag04/pra)

USI