Lipsus

Mohammad Rizky, dari Reruntuhan Gempa ke Kandang Manchester City

DARI bintang Manchester City Riyad Mahrez, Mohammad Rizky mendapat kiriman video, lalu jersey, sebelum akhirnya bisa bertemu langsung pemain idolanya tersebut di Inggris sana. Gempa sempat membuatnya tertimbun tembok, patah lengan, dan berdarah di sekujur tubuh.

MUGNI SUPARDI, Sigi

Di lengan kanan Mohammad Rizky masih terlilit sebuah gelang biru. Ada logo klub tertera di situ: Manchester City Gelang tersebut merupakan tanda bahwa Rizky menjadi salah satu anak pendamping atau player escort. Yakni, saat para pemain Manchester City masuk ke lapangan untuk bertanding. Gelang tersebut dia dapatkan ketika City, yang hari ini akan berebut gelar Premier League Inggris dengan Liverpool, menjamu Leicester City pada 7 Mei lalu di Stadion Etihad, Manchester.

“Waktu itu saya mendapat kesempatan jadi pendamping Bernardo Silva masuk ke lapangan. Dia sempat katakan hai kepada saya, tapi saya sangat gugup ketika itu,” tuturnya kepada Radar Sulteng yang menemuinya di Desa Lolu, Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Jumat lalu (10/5).

Momentum spesial itu datang kepada bocah 13 tahun tersebut lewat jalan yang tidak mudah. Bahkan berdarah-darah. Dalam arti yang sebenarnya.

Anak pertama Prabowo Dwi Atmojo dan Lulun Damayanti itu turut menjadi korban gempa bumi yang menghantam Sigi dan sejumlah kawasan di Sulteng pada 28 September 2018. Sesaat sebelum malaise itu, dia sedang berada di warung internet (warnet) tidak jauh dari rumahnya.

Kedua orang tuanya tidak mengetahui kalau Rizky pergi ke warnet. Sebab, dia memang tidak meminta izin saat meninggalkan rumah.

Di warnet itu, sebelum gempa mengguncang, Rizky mengaku hanya berdua dengan salah seorang pengunjung lain. Namun, sesaat sebelum gempa terjadi, pengunjung tersebut sudah keluar terlebih dahulu.

Sedangkan Rizky tengah asyik menonton ulangan pertandingan Premier League Inggris antara Manchester City vs Watford melalui YouTube. Gempa pun terjadi. “Saat guncangan pertama dan kedua saya anggap biasa saja, jadi belum lari,” terang siswa kelas VI SDN 3 Lolu, Sigi, itu.

Tapi, guncangan ketiga menghantam dengan lebih keras. Dan, langsung membuat roboh tembok warnet.

Hampir seluruh tubuh Rizky ditimpa tembok. Posisinya saat itu tengkurap ke lantai. Reruntuhan tembok itulah yang membuat Rizky sampai mengalami pendarahan dan lengan kirinya patah.

Baru sekitar 30 menit kemudian pemilik warnet datang membantu Rizky dari reruntuhan. Dia pun dievakuasi ke halaman depan rumah, sekitar 30 meter dari posisi warnet.

Melihat kondisi anaknya bercucuran darah saat itu, Prabowo sudah panik. Wajah si buyung juga sangat pucat.
Dia pun segera berinisiatif membawanya ke Puskesmas Biromaru. Tapi, karena situasi saat itu masih serbapanik, Rizky belum mendapatkan perawatan sedikit pun.

Akhirnya, keesokan harinya Prabowo memberhentikan kendaraan yang lewat untuk menumpang ke Rumah Sakit Budi Agung, Palu, ibu kota Sulteng yang juga turut dihajar gempa bumi disusul tsunami.

Satu minggu di rumah sakit, tangan kiri Rizky telah selesai dioperasi. Telah pula dipasangi pen luar. “Nah, saat di rumah sakit itu ada wartawan BBC yang melihat Rizky. Mungkin karena dia satu-satunya pasien anak, jadi akhirnya dihampiri,” jelas Prabowo.

Dari sanalah kisah yang kemudian membawa Rizky ke Etihad bermula. Saat diwawancarai BBC, Rizky mengaku fans berat Manchester City dan Riyad Mahrez. Mahrez adalah winger Aljazair yang dibeli Manchester City dari Leicester City.

Pengakuan itu menyebar sampai ke Inggris, termasuk ke telinga Mahrez. Suatu hari Rizky yang masih terbaring lemah mendapat kejutan dari si wartawan BBC. Dia diperlihatkan sebuah video kiriman dari sang pemain idola.

Di dalam video itu Mahrez menanyakan kabar Rizky dan berharap kondisinya baik-baik saja. “Saya dengar kamu adalah fans Manchester City, saya mendoakan kamu bisa segera pulih,” kata pemain kelahiran Sarcelles, Prancis, itu dalam video tersebut.

Setelah pulih dan kembali ke rumah, Rizky mendapatkan kejutan lagi dari Mahrez. Satu jersey Manchester City dikirim Mahrez dari Inggris untuk Rizky. Lengkap dengan tanda tangan.

Tidak berhenti sampai di situ. Rabu, 1 Mei, Rizky menjalani mimpi terbesarnya: terbang ke kandang klub kesayangan dengan ditemani sang ayah. Prabowo mengaku, ada salah seorang donatur dari Inggris yang membiayai pemberangkatan mereka ke Inggris. Namun, sang donatur itu merahasiakan identitasnya.

“Hampir 24 jam perjalanan. Dari Jakarta transit ke Kuala Lumpur, kemudian menuju Amsterdam, baru lanjut ke Inggris,” terang Prabowo yang berasal dari Probolinggo, Jawa Timur.

Di Inggris segala fasilitas disiapkan. Mulai hotel berbintang sampai berkunjung ke stadion-stadion klub Inggris lainnya. Di antaranya, Liverpool, Everton, dan museum bola Manchester.

Puncak perjalanan mereka adalah menonton langsung di Etihad Stadium, kandang Manchester City. Rizky dan Prabowo menjadi tamu istimewa. Menyaksikan pertandingan dari bangku tribun VIP setelah Rizky mendapat kehormatan menjadi salah seorang player escort.

Setelah pertandingan selesai, wartawan BBC mengundang Rizky ke ruang ganti pemain Manchester City. Di sanalah Rizky bertemu langsung dengan sang pujaan yang sudah diidolakannya sejak di Leicester: Riyad Mahrez.

Mahrez juga memperkenalkan Rizky dengan beberapa pemain lain. Tidak semuanya, karena banyak pemain yang sedang mandi. Hanya ada Sergio Aguero, Raheem Sterling, IIkay Gundogan, dan Bernardo Silva yang sudah dia temui di lapangan. Tapi, itu saja sudah membuat Rizky bahagia setengah mati.

“Di ruang ganti itu, Rizky selfie dan mendapat tanda tangan di bola sepak dari setiap pemain, termasuk dengan idolanya. Esok harinya kami langsung kembali ke Jakarta dan berkunjung ke Kedubes Inggris,” ujar Prabowo.
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di Kedutaan Besar Inggris, Jakarta, mengundang Rizky dan Prabowo sebagai tamu istimewa.

“Tambah akrab lagi dengan Pak Moazzam karena saya pendukung Barcelona dan beliau (Moazzam, Red) pendukung berat Liverpool. Kan dua klub itu ketemu di semifinal Liga Champions,” tutur Prabowo.

Kini yang ada di benak Prabowo adalah masa depan sang anak. Dia ingin memasukkan anaknya di sekolah sepak bola (SSB). Apalagi, kemauan Rizky begitu tinggi untuk fokus di dunia sepak bola. “Dia ingin seperti (pemain timnas U-23 asal Palu, Red) Witan Sulaiman,” ungkap Prabowo. (*)

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker