Kolom

Lawan Corona Tingkatkan Imunitas Tubuh Dengan Konsumsi Jambu Biji Dan Jeruk

Oleh: Deny Ramadhan  Pane

VIRUS Corona telah menyebar ke berbagai penjuru dunia. Virus ini telah menjangkiti lebih dari ratusan ribu manusia dan telah membuat banyak kegaduhan.

Virus ini berasal dari Cina tepat nya di Kota Wuhan  yang menjual berbagai macam jenis daging hewan dan mengkonsumsinya dengan tidak sehat.

Orang biasanya terinfeksi virus ini akan mengalami sesak dapas, demam dan batuk berdahak dan masa inkubasi orang terinfeksi virus Coroan 1-14 hari. Sampai saat ini belum di temukannya vaksi atau obat untuk menyembuhkan orng yang terinfeksi virus virus Corona.

Beberapa ilmuan menyatakan bahwa untuk menghindari virus Corona salah satunya yaitu meningkatkan imun dan daya tahan tubuh. Cara meningkatkan imun dan daya tahan tubuh adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin c yang banyak terdapat pada buah-buahan.

PENDAHULUAN

Pada saat ini telah di temukannya virus baru yang berasal dari Wuhan, Cina yaitu Novel coronavirus 2019 (2019-nCoV) atau yang sering disebut dengan COVID-19. Seseorang yang terkena COVID-19 akan mengalami gangguan sistem pernapasan atau infeksi paru paru. Awal mulanya virus ini di temukan di pasar Wuhan yang menjual berbagai makanan daging yang kurang bersih (Inge : 2020).

Makanan yang kurang sehat mengakibatka penurunan kualitas imun dan daya tahan tubuh. Pada tubuh manusia memiliki system daya tahan tubuh untuk melawan bakteri penyakit dengan memperkuat daya tahan tubuh dapat melindungi berbagai penyakit yang menyerang system daya taha tubuh manusia. Fungsi imun itu sendiri menjaga agar daya tahan tubuh menjadi kuat dan tahan terhadap penyakit.

Pada peningkatan imun tubuh , ada  beberapa cara agar imun dan daya tahan  tubuh semakin kuat yaitu mengkonsumsi makanan bergizi ,beristirahat ,olahraga dan meminum jamu tradisional yang terbuat dari kunyit temulawak maupun jahe bisa meningkatkan daya tahan tubuh semakin bagus

PEMBAHASAN

Corona Virus Disease (COVID-19) adalah jenis virus baru yang menular pada manusia dan menyerang gangguan system pernapasan sampai berujung pada kematian (Thalia, 2020).ini merupakan virus yang bisa menyerang siapa pun, baik anak-anak, orang dewasa maupun lansia.

Awal ditemukannya virus ini di kota Wuhan, Cina  pada bulan Desember 2019 dan mengakibatkan sebagian warga Wuhan terinfeksi penyakit virus Corona bahkan Virus corona telah menginfeksi ribuan orang di seluruh Negara-negara di dunia termasuk Negara Indonesia.

Di Indonesia sendiri penyebaran virus Corona setidaknya terjadi pada 1 Maret 2020 dengan 2 pasien dari Depok yang terjangkit sesuai berita yang dilansir oleh CNN. Hingga tanggal 29 April 2020 diambil dari situs BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) telah terjangkit sejumlah 9.511 orng positif, 1.254 sembuh dan 773 meninggal dunia.

Di Indonesia sendiri virus Corona banyak menyebabkan berbagai permasalahan salah satunya kegiatan yang biasa dilakukan oleh banyak masyarakat terhentikan dikarenakan pemerintah telah membuat aturan yaitu Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Tujuan PSBB yaitu mencegah meluasnya penyebaran virus Corona di suatu wilayah yang ada di Indonesia.

Adapun beberapa gejala umum yang terinfeksi virus Corona menyerupai gejala flu seperti pilek, demam, batuk kering, sakit kepala dan sakit tengorokan. Gejala ini bisa sembuh atau semakin memberat. Penderita yang mengalami gejala yang memburuk akan menderita demam tinggi, sesak nafas , dan batuk berdahak.

Dr Martina mengatakan kepada Metro (dikutip dari Yasinta, 2020) bahwa sangat mungkin orang-orng yang mengalami kecemasan yang berlebihan akan mengembangkan gejala-gejala  yang mirip dengan virus corona. Banyaknya informasi yang menjelaskan bahwa COVID-19 menyebabkan kematian membuat individu merasa cemas yang berlebih.

Sehubungan dengan itu, masa inkubasi COVID-19 dalam tubuh manusia juga memiliki beberapa tahapan. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa orang yang terkena virus corona akan di inkubasi selama 1-14 hari setelah terpapar virus corona.

Saat ini permasalahan COVID-19 di Indonesia semakin panjang dan mewabah dikarnakan masih belum di temukannya vaksin dalam pencegahan dan mengobati virus Corona dalam hal ini ada beberapa cara untuk menghindari infeksi virus corona salah satunya yaitu meningkatkan Sistem kekebalan tubuh.

Sistem imun atau sistem kekebalan tubuh adalah sel-sel yang bertanggung jawab atas imunitas, yaitu pertahanan pada organisme untuk melindungi tubuh dari pengaruh biologis luar dengan mengenali dan membunuh patogen di lansir dari Wikipedia.

System imun mengindentifikasikan berbagai macam pengaruh biologis dari luar seperti infeksi, baktri, virus sampai parasite, setra menghancurkan zat asing dan memusnahkan mereka dari sel dan jaringan organisme yang sehat agar tetap berpungsi secara normal.

Ada beberapa cara agar imun tubuh berkerja dengan baik yaitu beristirahat, berolahraga dan memakan makanan yang bergizi seperti  memakan buah jeruk beserta kulitnya atau buah jambu biji.

Menurut penelitian dari beberapa University di Indonesia menyatakan bahwa dengan mengonsumsi jus jeruk dengan kulitnya dapat meningkatkan imunitas tubuh. Kandungan yang berada di jus tersebut dapat mencegah Virus Corona.

”Senyawa yang berada di kulit jeruk yaitu Hesperidin yang disinyalir bisa meningkatkan imunitas” ujar Prof Irmanida Batubara guru besar ITB, dalam keterangan tulisannya kepada wartawan, Sabtu (28/3/2020).

Selain jeruk mamfaat jambu biji juga mampu meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh menurut para ahli, Asam askorbat atau senyawa kimia yang sering disebut vitamin C dalam jambu biji, bahkan hampir 2 kali lipat jumlah yang kita dapatkan dari mengkonsumsi buah jeruk, hal ini juga di kuatkan dalam penelitian yang dilakukan oleh Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) tentang mengkonsumsi jambu biji.

“Analisa mengenai buah jambu biji yang diperkirakan merupakan salah satu bahan terbaik untuk dikonsumsi manusia dalam rangka meningkatkan daya tahan tubuh menghadapi COVID-19 ini,” ujar Bambang dalam konferensi video Kamis (26/3/2020).

KESIMPULAN

Sampai hari ini vaksin atau obat dari virus Corona masih belum ditemukan. Para peneliti dan tim medis mengatakan sampai sekarang virus Corona hanya bisa dicegah penyebarannya.

Salah satu cara untuk terhindar dari COVID-19 adalah dengan menguatkan system imun tubuh. Sistem imun tubuh bisa ditingkatkan dengan mengkonsumsi vitamin C yang banyak terkandung dalam jambu biji dan jeruk. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan imun tubuh demi menghindari Virus Corona kita dianjurkan untuk mengkonsumsi jambu biji dan jeruk.

DAFTAR PUSTAKA

CNN Indonesia “Update Corona 29 April : 9.511 orng positif, 1.254 sembuh dan 773 meninggal dunia.” diakses pada : https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200429135039-20-498446/update-corona-29-april-9771-positif-784-meninggal-dunia pada tanggal 29 April 2020

Yusuf, Thalia. 2020. “Gaya hidup orang percaya berlandaskan Mazmur 91 : 1-16 dalam menyikapi masalah virus corona (Covid-19) masa kini”. Institut Agama Kristen Negeri Toraja

Fatimah, Inge Rika 2020. Dampak peningkatan masker di tengah mawabah COVID-19 : Medium, Mandala Surabaya Kampus

Rahmawati, Yasinta “Merasa Timbul Gejala Usai Membaca Corona Jangan Panik Dulu”

Detik “Riset: Jus Jeruk Beserta Kulit dan buah Jambu Biji Bisa Tingkatkan Imunitas untuk Lawan Corona” diakses pada : https://news.detik.com/berita/d-4956488/riset-jus-jeruk-beserta-kulit-bisa-tingkatkan-imunitas-untuk-lawan-corona/1 pada tanggal 30 April 2020

Wikipedia “ Sistem imun” diakses pada : https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_imun pada tanggal 30 April 2020.(**)

Penulis Adalah Mahasiswa Sementer III Institut Teknologi DEL

Email : denypane08@gmail.com



Pascasarjana

Unefa
Back to top button