Entertainment

Perjalanan Musik Rinni Wulandari

Penyanyi Rinni Wulandari kembali menelrukan karya barunya berjudul Born Ready. Lagu tersebut menceritakan tentang perjalanan karier ibu satu anak itu di industri musik Tanah Air, baik suka maupun duka.

Perempuan kelahiran Medan, 28 April 1990 itu mengatakan lagu yang melibatkan perasannya ini sudah ia tulis sejak beberapa tahun lalu. Namun di tahun 2020 ini akhirnya jadi momen yang tepat baginya.

“Jadi Born Ready ini aku sudah bikin dari 2 tahun lalu. Ini lagu tentang perjalanan karier aku, yang up and down kemudian aku struggle kayak gimana,” kata Rinni Wulandari saat ditemui di M Bloc Space, Blok M Jakarta Selatan, Kamis (30/1).

Lebih lanjut penyanyi 29 tahun itu mengatakan sempat putus asa untuk melanjutkan karier bermusiknya di dunia entertainment Tanah Air. Ia merasa ada beberapa orang yang tidak percaya dirinya akan kembali berhasil seperti sedia kala.

“Dulu sempet putus asa, nggak mau lanjutin karier lagi, patah semangat, ragu sama diri aku sendiri, orang-orang nggak percaya sama aku, sampai aku juga nggak percaya sama diri sendiri,” ujarnya.

Meski banyak yang tidak percaya dengan kemampuannya, namun tidak bagi suaminya, Jevin Julian. Justru, saat menggarap single baru ini, Rinni Wulandari mendapat masukan dari Jevin, khususnya dalam hal aransemen musik. Hal itu dilakukan agar Rinni tidak keluar jalur musiknya.

“Peran Jevin sangat membantu seperti yang tadi aku sudah jelaskan. Dia yang pegang gawangnya. Dia yang jaga musiknya dan yang atur jangan sampai ada musik yang belang,” jelas Rini.

Tak hanya suami, namun Rafael, Gamaliel Tapiheru, dan Neonomora juga menjadi musisi yang turut berkontribusi memberikan sentuhan dalam lagu ini. Born Ready sendiri bisa diperdengarkan di seluruh aplikasi musik streaming mulai 31 Januari 2020.

Single barunya ini diharapkan menjadi pembuka Rinni untuk merilis berbagai singel lainnya, di mana ia rencananya akan rutin merilis singel tiap per-enam minggu. (fim/int)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close