Ekonomi

Warga Sebut Sosialisasi Bantuan Prakerja Minim

FaseBerita.ID – Pendaftaran untuk mendapatkan bantuan sosial pemeritan melalui Kartu Prakerja sudah berakhir setelah pemerintah menyatakan sudah memenuhi target. Nyatanya, banyak masyarakat yang kesal lantaran belum berhasil menerima atau mendapatkan bantuan tersebut.

Seperti yang diungkapkan warga seorang ibu rumah tangga di Kota Kisaran, Purnama Dewi. Ia mengaku baru mengetahui informasi prakerja di akhir-akhir penerimaan gelombang ke 10.

“Kita gak tau, namanya juga ibu rumah tangga. Gak ngerti pakai email, internet apalah untuk dapatkan bantuan itu. Tau taunya informasi dapatkan bantuan pra kerja sudah habis,” katanya sesal, saat diwawancarai wartawan, Jumat (2/10).

Menurutnya pemerintah dalam menyalurkan apalagi memberikan sosialisasi terhadap bantuan itu dinilai kurang karena hanya segelintir orang saja yang memahaminya terutama bagi mereka yang menguasai dan terbiasa berinteraksi dengan dunia internet maupun digital.

“Ya gak gerti lah. Harus loging, masukkan ini. Pusing juga makanya kita tahu tahunya belakangan sudah gelombang ke sepuluh. Itu gelombang terakhir dan gak bisa daftar lagi,” sesalnya.

Manajemen Pengelola Kartu Prakerja dipastikan tidak akan membuka lagi pendaftaran Kartu Prakerja untuk tahun ini. Pembukaan pendaftaran terakhir adalah gelombang 10 yang sudah ditutup Senin (28/9). Tak ada Pendaftaran Prakerja gelombang 11.

Alasan keputusan ini adalah sudah terpenuhinya kuota dan target. Program Kartu Prakerja dimulai pada 11 April 2020 dengan target 5,6 juta serta anggaran sebesar Rp20 triliun. (per)





Back to top button