Ekonomi

Stok Beras Aman: Bulog Rantauprapat Sediakan Beras dari India dan Vietnam

RANTAUPRAPAT, FaseBerita.ID – Menjelang pemilihan umum dan Lebaran 2019, stok beras untuk Kabupaten Labuhanbatu Raya, aman.

Badan Urusan Logistik (Bulog) Rantauprapat, telah menyediakan stok beras Impor yang berasal dari Negara India dan Vietnam untuk stok pangan warga Labuhanbatu, Labura dan Labusel.

“Saat ini persediaan stok beras varietas impor dari India dan Vietnam,” kata Kepala Kantor Urusan Logistik (Kansilog) Rantauprapat Muhammad Khoiruddin, Rabu (13/3) saat ditemui di kantornya di Jalan SM Raja, Rantauprapat.

Khoiruddin juga mengatakan, pasokan beras untuk wilayah kerjanya normal. Ketersediaan di posisi aman, jelang Pemilu, Puasa Ramadan dan Lebaran 2019.

“Sampai akhir Juli 2019 stok beras untuk Kabupaten Labuhanbatu Raya, aman,” ujarnya.

Menurut dia, di gudang Aek Tapa dan Gudang Bakaranbatu, pertanggal 13 Maret 2019 tersedia beras sebanyak 1.144 ton. Di antaranya, peruntukan Bansos Rastra di Kabupaten Labura sebanyak 182,490 ton perbulan.

“Rastra khusus untuk Kabupaten Labuhanbatu Utara, sebanyak 400.752 Kg sampai April 2019,” jelasnya.

Selain itu, ketersediaan beras yang ada juga, alokasi cadangan beras pemerintah (CBP) peruntukan penanggulangan bencana. Ka Kansilog, katanya menyediakan beras masing-masing 100 ton untuk tiap kabupaten.

“Sebanyak 300 ton untuk 3 Kabupaten Labuhanbatu, Labura, Labusel,” bebernya.

Namun, Khoiruddin mengaku belum mengetahui statistik kebutuhan pangan masing-masing kabupaten. Sebab, dia mengaku baru dua hari menjabat di Kansilog Rantauprapat.

“Seharusnya data itu ada. Tapi, karna masih baru belum dapat datanya,” imbuhnya.

Menurut dia, keluhan beberapa masyarakat yang ditemui terjadi kenaikan harga gula pasir. Sementara, untuk harga beras dari berbagai merek diposisi normal.

“Hanya gula yang sedikit naik. Beras normal, cenderung karena terjadi panen di level petani,” paparnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Labuhanbatu Patindoan Situmorang bahwa kondisi harga bahan kebutuhan pokok masih stabil.

“Untuk harga bahan makanan pokok per tanggal 10 Maret 2019 diantaranya, beras kuku balam (Udang Hitam) Rp12 ribu per kg. Sementara, gula pasir Rp10 ribu per kg dan minyak goreng bimoli Rp14.500 per liter,” jelasnya. (Bud)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button