Ekonomi

Sejak Covid-19 Mewabah, Pasar Horas Sepi Pembeli

FaseBerita.ID – Sejumlah pedagang di pasar tradisional di Kota Siantar seperti Pasar Horas mengeluhkan sepinya pembeli sejak Covid-19 mewabah di Sumatera Utara (Sumut).

Adi, pedagang sembako di Pasar Horas mengatakan, selama puluhan tahun berjualan sembako, baru kali ini Pasar Horas sepi pembeli.

“Saya berjualan hampir sudah puluhan tahun dan baru kali ini pasar sepi. Saya dan pedagang lainnya merasakan hal yang sama sejak Minggu lalu. Situasinya tidak seperti hari-hari biasanya sebelum ada wabah corona,” kata Adi, Minggu (5/4).

Ia mengatakan, karena kondisi sepi ini pula jualannya mengalami penurunan yang drastis. Jumlah pembeli turun hampir 80 persen.

“Sebelum wabah ini muncul, omet sehari-hari bisa tembus Rp1 juta ke atas. Tidak dengan sekarang, anjlok kali,” ujarnya.

Hal serupa dikeluhkan pedagang di Pasar Dwikora Parluasan. Di sana juga sepi pembeli.

Rauli, pedagang sembako di Pasar Dwikora Parluasan mengatakan situasi pasar mulai tidak seramai biasanya. Sangat-sangat sulit untuk memasarkan apapun saat ini.

“Sejak informasi corona masuk di Indonesia, kondisi pasar di sini masih ramai meski tidak seramai sebelum ada wabah corona. Namun sejak mengantisipasi virus Corona hingga diliburkan berbagai tempat sangat berdampak bagi kami. Jumlah pembeli menurun apalagi ini tempat keramaian,” terang pedagang.

“Saya juga pusing, jumlah pelanggan saya juga berkurang sehingga omzet pun ikut turun,” tambahnya.

Rauli juga mengatakan, pihaknya berharap agar wabah corona ini segera berakhir karena sandang pangannya hanya berasal dari penjualannya di Pasar. (ros)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button