Ekonomi

Perubahan Tugas dan Fungsi Kantor Pelayanan Pajak Pratama

FaseBerita.ID – Wajib pajak yang terdaftar pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama mulai 1 Maret 2020 berpotensi ditangani oleh Account Representative baru, sehubungan dengan adanya perubahan tugas dan fungsi KPP Pratama.

Perubahan tugas dan fungsi KPP Pratama merupakan bagian dari program penataan organisasi Direktorat Jenderal Pajak yang dilakukan sebagai bagian dari Rencana Strategis DJP 2020-2024  untuk meningkatkan efektivitas pengawasan kepatuhan pajak.

Perubahan tugas dan fungsi KPP  Pratama yang mulai berlaku 1 Maret 2020 merupakan tahap pertama dari program penataan  organisasi tersebut.

Penataan KPP Pratama ditujukan untuk lebih memperluas basis perpajakan melalui kegiatan pengawasan potensi untuk mengumpulkan data lapangan. Penataan ini dilakukan melalui:

(a) penggabungan fungsi edukasi, pelayanan dan pemrosesan permohonan wajib pajak untuk efisiensi dan perbaikan layanan, dan (b) penggabungan fungsi ekstensifikasi, pengawasan, dan  pengumpulan data lapangan, serta memperbesar jumlah pegawai di area tersebut.

Tahap berikutnya dari program penataan organisasi adalah mengubah jumlah, tugas, dan fungsi  KPP Pratama dan KPP Madya. Melanjutkan strategi tahap pertama, KPP Pratama akan difokuskan  pada perluasan basis pajak serta peningkatan jumlah dan kualitas data lapangan.

Selanjutnya  sejumlah KPP Madya baru akan dibentuk agar DJP dapat lebih fokus mengawasi kepatuhan wajib  pajak strategis yaitu mereka yang memiliki dampak besar terhadap penerimaan di suatu wilayah.

Tahap ini diharapkan dapat terlaksana pada semester II tahun 2020.

Sebagai bagian dari strategi ini maka pengawasan termasuk kunjungan lapangan oleh petugas  KPP Pratama akan lebih ditingkatkan agar DJP memperoleh data yang lebih banyak dan berkualitas  tinggi.

Dalam melaksanakan tugasnya termasuk melakukan kunjungan lapangan pegawai DJP  wajib mengikuti kode etik, menjaga integritas, dan bersikap profesional.

Apabila anda menemukan  adanya indikasi pelanggaran segera laporkan melalui saluran pengaduan yang tersedia, seperti  melalui email ke pengaduan@pajak.go.id atau secara online melalui wise.kemenkeu.go.id. Seluruh pengaduan akan kami tindaklanjuti dengan menjaga kerahasiaan pelapor. (rel)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker