Ekonomi

Pendemi Covid-19, Banyak Pelajar Jualan Masker Bantu Keuangan Keluarga

SIANTAR, FaseBerita.ID-Dampak wabah corona sangat lah terasa dalam kehidupan sehari-hari. Perekonomian masyarakat semakin terpuruk. Untuk mencari makan sehari-hari pun sangat susah.

Beberapa anak yang masih berstatus pelajar terpaksa jualan masker wajah demi membantu keuangan keluarga. Dimana ayah yang berstatus sebagai sopir angkot dan ibunya sebagai tukang strika pakaian, terpaksa berhenti karena pendemi  virus Corona.

“Bapakku dah berhenti kerja, mama juga begitu. Cari pekerjaan baru pun payah karena penyakit Corona ini,” kata  Lusi, di seputaran Jalan Gereja Kota Siantar, Selasa (28/4/2020).

Untuk membantu keuangan keluarga Lusi terpaksa berjualan masker untuk membantu kebutuhan sehari-hari. Saat berbincang dengan wartawan ia mengakui mendapatkan uang mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu per harinya hasil dari penjualan masker miliknya.

“Untungnya cukup-cukup makan lah bang. Bisa bantu-bantu belik beras dirumah,”katanya.

Hal yang serupa juga disampaikan oleh Kristin (16), ABG cantik yang juga masih berstatus sebagai pelajar ini mengakui jika dirinya berjualan masker demi membantu keuangan keluarga.

“Mumpung lagi libur sekolah lah bang. Jadi bantuin orang tua,” kata Kristin.

Lebih lanjut Kristin menjelaskan jika masker penutup mulut yang ia jual bulan lah ia buat sendiri melainkan ia membeli nya dari Toke.

“Aku blik maskernya dari Toke dengan harga Rp 6 ribu/biji dan aku Julan disini dengan harga  Rp 15 ribu/ 2 masker. Jadi dapat untung sedikit lah bang,” ujarnya.

Sementara itu menurut Pantauan wartawan di Sepanjang Jalan Gereja Kelurahan Martimbang Kecamatan Siantar Selatan banyak disana penjual masker berjejeran tak hanya disitu saja dibeberapa persimpangan jalan penjual masker buatan lokal juga banyak. (Mag-03)