Ekonomi

Pasar Tozai Segera Beroperasi

SIANTAR, FaseBerita.ID – Direncanakan Pasar Tozai yang terletak di Kelurahan Bahkapul, Kecamatan Sitalasari segera dioperasikan oleh PD Pasar Horas Jaya (PHJ) pada awal April 2019.

Setelah direvitalisasi pada tahun 2018 yang lalu, Pasar Tozai sudah sangat layak untuk beroperasi sebagai pasar tradisional penyangga pasar Dwikora dan Pasar Horas.

“Saat ini kios permanen ukuran 2 x 2 tersedia sebanyak 12 unit dan Meja Batu sejumlah 112 Meter yang akan diproyeksikan pada 56 pedagang,” kata Direksi Pengembangan dan SDM PD PHJ Imran Simanjuntak.

Disebutkan Imran, dari segi demografi letak pasar Tozai saat ini sudah sangat strategis,di samping jalan masuk dari jalan utama Handayani dan ViyataYuda, Pasar Tozai juga bisa dituju dari beberapa daerah sekitar karena sudah tersedianya infrastruktur jalan tembus baik dari Nagahuta, Sibatu batu maupun pasar 5 Kabupaten Simalungun.

Sementara dari segi tingkat kepadatan penduduk, daerah sekitaran Pasar Tozai mengalami peningkatan yang signifikan sejak tahun 2000 yang lalu diperkirakan hampir 400 persen mengalami peningkatan. “Hal ini ditandai dengan banyaknya penambahan pemukiman maupun perumahan KPR yang terdapat di seputaran pasar Tozai,” ujarnya.

“Beberapa hal yang perlu ditingkatkan untuk pelayanan publik dan ini sudah kami diskusikan dengan instansi terkait antara lain membuka trayek baru angkutan umum baik yang dari Nagahuta maupun dari arah Sibatubatu. Faktor lainnya juga akses penerangan lampu jalan dan perbaikan infrastruktur jalan,” kata Imran.

Untuk oprasional Pasar Tozai, PD PHJ juga berupaya menyamakan harga kebutuhan pasar dengan Pasar Horas dan Dwikora. Caranya pihak PD PHJ akan menghadirkan pemasok kebutuhan pertanian dan perikanan untuk bongkar di Pasar Tozai, juga melibatkan grosir-grosir besar untuk ambil bagian dalam pengembangan usaha di pasar Tozai. Di sisi lain juga pihak PD PHJ telah membangun kerjasama dengan Bulog dalam hal pasar murah selama 3 bulan pertama yang nantinya waktu akan disesuaikan pihak PD PHJ dan Bulog.

Untuk bisa berdagang di Pasar Tojai, maka harus memenuhi persyaratan, yakni melampirkan data-data pribadi, kemudian menyerahkan biaya administrasi awal berupa deposit kepada PD PHJ sebagai bukti keseriusan pedagang.

“Bagi calon pedagang yang berminat menempati kios terlebih dahulu menyerahkan deposit Rp5 juta. Kalau untuk lapak meja batu menyerahkan deposit Rp1 juta,” ujar Imran.

“Perlu kami sampaikan, deposit itu disetor ke rekening Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya. Bukan kepada oknum-oknum. Dan bukti setoran itu diserahkan ke PD PHJ dilengkapi dengan surat permohonan,” jelas Imran.

Bagi pedagang tidak diperkenankan bermohon lebih dari satu kios atau 2 meter lapak meja batu.

Jika nanti sudah aktif, maka para pedagang harus melakukan rutinitas berjualan setiap hari dan tidak boleh memperjual belikan kios atau menyewakan kepada pihak lain.

Ketentuan lainnya yang harus ditaati pedagang adalah, tidak diperkenankan merubah bentuk kios tanpa seizin PD PHJ.

“Pihak PD PHJ akan memberikan waktu kepada para pedagang tentang keseriusannya berdagang. Jika memenuhi persyaratan, maka perusahaan akan memberikan Kartu Pemegang Hak Sewa Kios (KPHSK). Bila tidak memenuhi ketentuan, maka KPHSK tidak diberikan dan deposit yang sudah disetorkan akan dikembalikan 50 persen,” ujar Imran. (pra)

USI