Ekonomi

Pasar Saham Kembali Bergairah

FaseBerita.ID – Pasar modal tanah air dalam sepekan yang berakhir Jumat (9/10), mencatatkan pergerakan data perdagangan yang variatif dan ditutup pada zona positif. Peningkatan tertinggi pada rata-rata nilai transaksi harian bursa yang melonjak tajam sebesar 24,22 persen menjadi Rp 8,335 triliun dari Rp 6,710 triliun pada penutupan pekan yang sebelumnya.

Kemudian diikuti oleh kenaikan sebesar 4,65 persen pada rata-rata volume transaksi menjadi 11,024 miliar saham dari 10,534 miliar saham pekan sebelumnya. Selain itu, kapitalisasi pasar bursa meningkat 2,58 persen menjadi Rp 5.877,468 triliun dari Rp 5.729,839 triliun dibanding pekan sebelumnya.

Data Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan pekan lalu juga mengalami peningkatan 2,58 persen menjadi 5.053,663 dari posisi 4.926,734 pada penutupan pekan sebelumnya. Sedangkan data rata-rata frekuensi harian selama sepekan mengalami perubahan sebesar 6,16 persen menjadi sebesar 578,849 ribu kali transaksi dari 616,832 ribu kali transaksi sepekan sebelumnya.

Investor asing pada penutupan perdagangan pekan lalu mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp89,53 miliar. Sedangkan sejak awal tahun, investor mencatatkan jual bersih sebesar Rp45,953 triliun.

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, disahkannya Omnibus Law UU Cipta Kerja oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memberikan banyak sentimen positif bagi dunia bisnis dan ekonomi Indonesia.

“Dampaknya memang akan terasa dalam jangka panjang,” ujarnya dalam pesan singkatnya kepada JawaPos.com, Minggu (11/10).

Menurutnya, sektor manufaktur mendapatkan manfaat dan berpeluang mendapatkan realokasi pabrik dari Tiongkok ke Negara Asia Tengara. Hal ini positif karena kemudahan investasi bagi pemodal asing akan mengurangi ketergantungan foreign inflow ke dunia keuangan.

Selain itu, lanjutnya, UU ini juga melindungi buruh dari potensi kehilangan pekerjaan akibat usaha pindah ke luar negeri, tutup karena kalah bersaing, investor asing tidak masuk untuk berusaha di Indonesia.

“UU juga dipandang positif bagi berbagai sektor usaha, meningkatkan investasi dan konsumsi domestik,” tuturnya. (jp)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button