Ekonomi

Pajak Hotel dan Restoran di Sibolga Dibebaskan Tiga Bulan

FaseBerita.ID – Setelah memberikan keringanan retribusi sewa kios pasar dan kebersihan pasar, Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga kembali memberikan keringanan pajak bagi hotel dan restoran.

“Hari ini kembali kita ambil keputusan, bahwa selama tiga bulan, yakni April, Mei dan Juni tidak dilakukan pemungutan atau pengutipan pajak untuk hotel dan restoran di Kota Sibolga,” kata Walikota Sibolga HM Syarfi Hutauruk kepada media ini usai meninjau beberapa hotel dan restoran di Kota Sibolga, Selasa (28/4) sore.

Syarfi mengatakan, pemberian keringanan pajak itu sesuai keluhan yang disampaikan oleh asosiasi perhotelan di Kota Sibolga, perihal ekonomi dampak Pandemi Covid-19 sebagaimana pedagang pasar Sibolga.

“Setelah dirapatkan oleh tim Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Sibolga, maka diputuskan pemberian keringanan untuk pajak hotel dan restoran se-Kota Sibolga selama tiga bulan,” tegasnya seraya menambahkan hal itu juga sesuai hasil peninjauan dengan melihat langsung sepinya pengunjung hotel dan restoran di Sibolga.

Pada kesempatan itu, Syarfi juga berharap dan mengimbau kepada seluruh pihak pengelola hotel dan restoran di Kota Sibolga untuk tidak merumahkan karyawan akibat pandemi covid-19.

“Itu harapan kita. Sedapat mungkin jangan ada pemberhentian karyawan akibat pandemi covid-19 ini. Terkait keringanan pembayaran pajak ini, selanjutnya kedepan akan dilihat bagaimana keadaan perkembangan covid-19 ini,” tandasnya. (rb)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button