Ekonomi

Pacu Daya Saing, Manajemen Hotel Milik 5 BUMN Bakal Disatukan

FaseBerita.ID – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengintegrasikan dan mengoptimalisasikan lima hotel-hotel milik BUMN menjadi satu agar dapat menjadi bisnis yang kompetitif baik di dalam maupun di luar negeri.

Hal itu dilaksanakan melalui nota kesepahaman rencana konsolidasi bisnis hotel BUMN secara virtual dengan kelima direktur utama perusahaan pelat merah.

Adapun kelima perusahaan tersebut diwakili oleh direktur utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Saputra, direktur utama PT Hotel Indonesia Natour (Persero)/HIN Iswandi Said, direktur utama PT Pertamina Nicke Widyawati, direktur utama PT Wijaya Karya (Persero) Agung Budi Waskito, dan direktur utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto.

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman tersebut merupakan langkah awal dan sebagai tindak lanjut dari rangkaian kesepakatan dan diskusi yang telah dilaksanakan oleh para pihak serta arahan dari keputusan Kementerian BUMN. Hal itu guna mendukung program pemerintah di bidang pariwisata serta meningkatkan daya saing dan penciptaan nilai dari konsolidasi bisnis hotel BUMN.

Adapun kelima BUMN berkomitmen mengkonsolidasikan bisnis hotel, termasuk namun tidak terbatas pada aset dan liabilitas yang mencakup 22 unit hotel dan 2 hotel operator management milik Hotel Indonesia Natour, Pegadaian, Garuda Indonesia, Pertamina.

“BUMN perlu kembali ke core business masing-masing. Sehingga untuk perhotelan, misalnya, perlu dilakukan atur ulang anak usaha Hotel BUMN sehingga BUMN yang bersangkutan bisa kembali menjalankan bisnis sesuai dengan inti bisnis yang mereka miliki. Hotel-hotel milik BUMN memiliki lokasi yang sangat strategis, sehingga jika kita bisa fokus memberikan pelayanan yang baik maka sangatlah mungkin hotel milik BUMN ini menjadi kebanggaan Indonesia,” jelasnya dalam keterangannya, Selasa (15/9).

Seperti diketahui bahwa sebagai bagian dari langkah transformasi dalam rangka menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang efisien dan sebagai global player, Menteri BUMN Erick Thohir akan merampingkan BUMN yang semula berjumlah 142 BUMN, saat ini menjadi 107, dan selanjutnya ditargetkan akan menjadi 40 BUMN.

Hotel-hotel miliki BUMN akan dikonsolidasikan sehingga diharapkan dapat menjadi lebih efisien dan kompetitif serta mampu bersaing dengan industri perhotelan di dalam dan di luar negeri. (jp)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button