Ekonomi

Kopi Sipirok Dipromosikan di Kancah Nasional

TAPSEL, FaseBerita.ID – PLTA Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang dikenal ramah lingkungan, terus menunjukkan perhatian dan kepeduliannya terhadap kesejahteraan warga Tapsel.

Salah satunya, dengan mempromosikan potensi Kopi Sipirok di kancah nasional. Dengan tujuan, potensi Kopi Sipirok semakin dikenal luas. Dan pasti berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Kali ini, PLTA Batangtoru yang direncanakan menghasilkan daya 510 Mega Watt (MW) itu, menampilkan berbagai jenis hasil olahan Kopi Arabika Sipirok di Indonesia Green Growth Trade & Fair, yang digelar tiga hari, Rabu (26/8/2019) – Jumat (28/6/2019), di Universitas Negeri Malang, Jawa Timur.

Communicatons & External Affair Direktor PT NSHE pengelola PLTA Batangtoru, Firman Taufik, Senin (24/6/2019) mengatakan, ditampilkannya kopi Sipirok di kegiatan nasional itu merupakan, bagian dari partisipasi NSHE dalam mempromosikan produk unggulan daerah Tapanuli Selatan. Terutama, produk unggulan warga yang bermukim di sekitar aktivitas kerja pembangunan PLTA Batangtoru.

Indonesia Green Growth Trade & Fair ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2019. Dan, secara konsisten, NSHE terus berupaya untuk membangun pandangan positif masyarakat terhadap pembangunan PLTA Batangtoru.

Adapun berbagai jenis produk Kopi Arabika asal Tapsel yang ditampilkan di Indonesia Green Growth Trade & Fair 2019 ini berasal dari usaha Nauli Kopi, Tabo Kopi, Kopi Batu, Ondo Kopi, Lae Kopi, PDM Kopi dan Aska Kopi.

Kepada awak media, Public Relation PT NSHE Dede Wafiza Ashia menyampaikan, apa yang dilakukan PLTA Batangtoru saat semata-mata ingin memberikan kepedulian yang tinggi untuk membantu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Tapanuli Selatan.

Diungkapkannya, NSHE sangat bangga karena produk kopi dari Tapsel sudah dikenal di beberapa negara seperti Australia, Malaysia, Singapore, Korea dan China. “Keberadaan Kopi Arabika Sipirok sangat menjanjikan untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya petani kopi dan pelaku ekonomi kopi di Tapsel,” sebutnya mengakhiri.

Mendengar, upaya dan perhatian yang dilakukan PLTA Batangtoru terhadap potensi daerah itu, kalangan masyarakat menyambut baik. Dan berharap, PLTA terus menunjukkan, perhatian dan kepedulian untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kedepan. “Sejauh ini, PLTA Batangtoru memang sangat peduli dengan masyarakat sekitar,” sebut Nikmat Siregar (45) salah seorang warga. (ran)