Ekonomi

Kembangkan Pertanian di Kampungnya, Lamhot Sinaga Gandeng Investor

Humbahas, FaseBerita.ID– Berupaya memberikan yang terbaik untuk kampung halamannya,  anggota Komisi VI DPR RI, Lamhot Sinaga menggandeng investor untuk pengembangan pertanian di Kecamatan Lintongnihuta, Humbang Hasundutan. Hal itu sebagai bentuk kepedulian dan kecintaannya kepada petani untuk merubah kehidupan yang lebih baik.

Tak alang, dua investor yang bergerak dibidang agricultur, yakni PT Agro Trinaga Mora (ATM) dan PT Parna Raya disandingkan dengan kelompok tani (poktan) untuk pengembangan komoditi bawang putih.

Menurut Lamhot, topografi Humbahas pada ketinggian diatas 1000 dpl sangat tepat untung pengembangan bawang putih. “Wilayah Kecamatan Lintong Nihuta, Paranginan dan Pollung sangat potensial untuk pengembangan bawang putih. Ini prosfek yang sangat menjanjikan,” kata Lamhot, Jumat (18/12) di Lintongnohuta.
Ditambahkan, program pengembangan di awal sudah di kerjakan 15 Ha bawang putih. Jika berhasil dengan target produksi 10 ton bawang putih kering, akan dilanjutkan dengan menambah luasan lahan, di lahan milik poktan.
Pertanaman bawang putih di Humbahas masih terus butuh pembinaan, tentunya dengan langkah yang terukur untuk mendapatkan hasil yang diharapkan.

“Untuk itulah kita menggandeng pengusaha yang bergerak di bidang agriculture dan agribisnis. Kerjasama sudah dimulai dengan menggandeng PT Agro Trinaga Mora (ATM) dan PT Parna Raya dengan Kelompok tani,” ujarnya.
Lamhot, adik juga melihat adanya permasalahan lain yang mendera petani: semisal pengadaan bibit, pupuk hingga ketersediaan air yang membutuhkan perhatian serius.

“Sebelumnya, permasalahan yang dialami oleh petani sudah dipetakan untuk mendapatkan solusi. Selain pupuk dan bibit, petani juga mengeluhkan ketersedian alat mesin pertanian berupa pompa maupun truck tangki pengangkut air. Kita coba bantu hal itu dengan harapan bisa menjadi salah satu solusi,” tandasnya.

Jahormat Hutasoit, tokoh masyarakat Lintong Nihuta-Paranginan mengapresiasi program Lamhot Sinaga dan berharap dapat mengubah pola pikir petani kedepan. “Kegiatan ini sangat baik. Kami berharap agar program yang sama bisa dilakukan berkelanjutan,” tukasnya.

Berikut 11 Kelompok Tani Penerima bantuan alsintan pompa air dan 1 unit truck pengangkut air kapasitas 10 ribu liter; Koptan Sepadan dengan luas lahan (LL) 1 Ha, Pea Sigaol Dolok dengan LL 2.5 Ha, Nusa Indah dengan LL 1.5 Ha, Mauli Jaya dengan LL 1 Ha, Sumber Rezeki dengan LL 1.5 Ha, Padot dengan LL 2.5 Ha, Tani Jaya dengan LL 1 Ha, Sabar Hita dengan LL 1 Ha, Marsiurupan dengan LL 1 Ha, ektar, Sepadan Paranginan Utara dengan LL 1 Ha, dan Sepadan Nagasaribu 3 dengan LL 1 Ha. (sht)

USI