Ekonomi

Kanwil DJP Sumut II Optimis Capai Target Rp6,1 Triliun

FaseBerita.ID – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Utara II telah membukukan target penerimaan tahun 2019 sebesar 6,193 Triliun.
Berarti ada penambahan sebesar Rp189 miliar dibanding target tahun lalu sebesar Rp6,004 triliun atau kenaikan target sebesar 3,2 persen.

Tentunya, target penerimaan ini pula telah didistribusikan kepada seluruh unit-unit kerja yaitu 8 (delapan) KPP yang berada di wilayah Kanwil DJP Sumut II.

Plh Kepala Kanwil Triyani Yuningsih mengatakan, jika diulas hasil kinerja tahun sebelumnya, 3 (tiga) besar unit kerja dengan angka persentase pencapaian realisasi melampaui nasional yaitu 95,73 persen diraih oleh KPP Pratama Kisaran menyusul 93,72 (KPP Pratama Tebing Tinggi) dan 92,98 persen (KPP Pratama Padang Sidempuan).

“Secara keseluruhan kinerja Kanwil DJP Sumatera Utara hanya membukukan persentase penerimaan sebesar 85,56 persen atau setara dengan Rp5,137 triliun dari target yang dibebankan, namun tetap tumbuh sebesar 5,09 persen,” ujarnya.

Baca: Asahan Luncurkan Aplikasi Pintar Pemberitahuan Pajak

Dijabarkan bahwa di tahun 2019 ini, adapun rincian target penerimaan per-unit kerja yaitu Rp500,01 miliar (KPP Pratama Tebing Tinggi), Rp1,062 triliun (KPP Pratama Kisaran), Rp1,282 triliun (KPP Pratam Rantau Prapat).

Kemudian Rp909,09 miliar (KPP Pratama Pematang Siantar), Rp1,160 triliun (KPP Pratama Padang Sidempuan), Rp545,03 miliar (KPP Pratama Sibolga) Rp455,11 miliar (KPP Pratama Balige), Rp280,02 miliar (KPP Pratama kabanjahe). Dari rincian target tersebut ada sedikit perubahan porsi dan nominal dari masing-masing unit kerja.

Hingga Bulan Februari 2019, Kanwil DJP Sumut II telah mencatat realisasi penerimaan sebesar Rp603,26 miliar atau 9,74 persen. Oleh karena itu, Kanwil DJP Sumatera Utara II senantiasa bersikap optimis bahwa target penerimaan pajak yang dibebankan tahun ini akan tercapai.

Namun untuk mencapai target itu sangat diperlukan berbagai rencana aksi yang matang. Penggalian potensi secara dinamis dan militansi pun harus terus dilakukan disamping mengukur tingkat kepatuhan wajib pajak melalui pemeriksaan pajak (tax audit) dan penegakan hukum (law enforcement).

Meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi wajib pajak secara menyeluruh dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pajak melalui kegiatan penyuluhan, dialog dan edukasi, dan inklusi kesadaran pajak.

Kanwil DJP Sumatera Utara II juga akan terus melakukan pemanfaatan data perpajakan secara luas melalui kerjasama dengan pihak lain (pemerintahan, BUMN, dan swasta) dalam rangka pemenuhan data regional wilayah agar dapat dioptimalkan guna mendukung tercapainya penerimaan pajak yang optimal di tahun 2019 ini. (rel/pra)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button