Ekonomi

Jaga Stabilitas Harga di Bulan Ramadan, Bulog Siapkan Stok Bahan Pangan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1440 Hijriah, Kantor Subdivre Badan Urusan Logistik (Bulog) Kota Pematangsiantar, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir masalah stok bahan pangan.

Kepala Sub Divre Pematangsiantar Erlinawati Rambe ST, Jumat (3/5) di kantornya mengatakan, pihaknya memastikan stok bahan pangan seperti beras, gula pasir, minyak goreng, selama Bulan Ramadan masih terpenuhi.

Bahkan mencukupi selama dua bulan ke depan. Stok beras ada sekitar 1.540 ton. Stok beras disimpan di dua gudang. Sementara stok gula pasir 22 ton disimpan di gudang Nagapita. Stok minyak goreng 7.000 liter, dengan isi kemasan bervariasi yakni 1 liter hingga 2 liter. Terigu 2 ton. Sedangkan daging beku ada sekitar 1 ton.

“Saya rasa itu sudah mencukupi dua bulan ke depan. Bahan pangan lainnya juga aman, ada tepung terigu, gula, minyak makan, daging, semua aman,” kata Erlinawati.

Untuk terigu sendiri, mengingat tahun-tahun sebelumnya, stok tahun ini hanya 2 ton. Namun, apabila masih kurang, pihak Bulog Divre Siantar akan mendatangkan dari Medan.

“Ada 6 ton di simpan di sana. Kalau yang 2 ton tadi masih kurang, akan kita ambil ke Medan. Tidak perlu memborong suatu produk karena takut kehabisan. Stok aman. Masyarakat tidak perlu khawatir dan takut, masalah stok bahan pangan aman,” tegas wanita berhijab itu.

Soal masalah harga masih sama. Seperti beras untuk berat 5 kg (beras kita) dijual Rp57 ribu, isi 10 kg Rp106.000 atau Rp10.600 per kg. Gula pasir Rp10.500 per kg, terigu Rp8700 per kg, daging beku higienis Rp80 ribu per kg, dan minyak goreng Rp11.000 hingga Rp12.000 per kg.

Disinggung terkait kebiasan harga-harga kebutuhan selalu naik setiap menjelang Ramadan, bahkan kerap menyumbang inflasi, Erlinawati memastikan akan melakukan pengawasan dengan menggandeng Satgas Pangan.

“Kami tetap komunikasi. Kalau ada tindakan hukum yang perlu dilakukan akan ditegakkan. Bahkan kami punya panduan, manakala ada gejolak harga akan ditindaklanjuti,” terangnya.

Pihak Bulog juga menegaskan, untuk mendapat barang-barang tersebut, masyarakat diimbau untuk datang langsung ke kantor Bulog Pematangsiantar di Jalan Asahan.

“Ini berlaku untuk umum. Mau beli beras, minyak goreng, gula atau daging beku, silahkan. Siapa saja boleh datang. Langsung saja ke kantor, akan kita layani. Kita tidak membatasi jumlah. Berapa saja boleh. Yang pasti kita akan tetap memudahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya seraya mengatakan, komoditas beras yang paling diminati di Siantar-Simalungun masih berasal dari Panombean, Kabupaten Simalungun. (des)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button