Ekonomi

Industri Penerbangan Terpuruk, Presdir Lion Air: Indonesia Masih Punya Prospek

FaseBerita.ID – Industri penerbangan saat ini tengah diujung tanduk akibat pandemi Covid-19. Bahkan, salah satu bos maskapai plat merah menyebutkan akan ada maskapai yang berpotensi pailit, akibat tidak sanggup dalam mengatasi permasalahan ini.

Menanggapi hal itu, Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait menyebutkan, bisa saja benar, bisa juga tidak. Pasalnya, Indonesia sendiri memiliki pangsa pasar yang besar untuk urusan penerbangan.

“Sebenarnya Indonesia masih punya prospek karena punya pasar domestik,” ujar dia dalam wawancara khusus bersama JawaPos.com, Senin (3/8).

Meskipun memiliki potensi besar akan peningkatan kinerja maskapai, kata dia, tidak bisa dipungkiri bahwa industri penerbangan tengah terpuruk. Bahkan, banyak maskapai di negara tetangga, seperti Thai Airways yang menyatakan bangkrut.

“Jadi kami bersyukur karena punya potensi domestik, walaupun jujur, ngomong berat juga. Kami punya prospek kalau di bilang berdarah-darah semua juga berdarah-darah. Kami hanya dengan bergeliat seperti sekarang, kami punya aktivitas, kami bicara dengan mitra,” tuturnya.

Kata dia, yang benar-benar terdampak adalah maskapai yang melayani penerbangan internasional. Sebab, masih banyak negara yang menutup negaranya untuk menerima wisatawan asing.

“Yang paling berat adalah perusahaan penerbangan yang terbang internasional, karena banyak negara yang masih menutup negaranya untuk didatangi oleh penumpang,” ujar dia.

Saat ini, yang bisa pihaknya lakukan adalah menganilisa kondisi yang ada di lapangan. Dengan begitu, sedikit demi sedikit pun diharapkan industri penerbangan bisa pulih secepatnya. Peran pemerintah dalam penambahan pemberian stimulus pun diharapkan dapat memberi napas tambahan bagi industri penerbangan.

“Masalahnya sekarang apakah kita bisa me-manage kondisi ini dengan baik, lalu kita bicara dengan mitra kerja dan lessor (perusahaan pembiayaan) dengan baik, dan mereka terima, saya pikir itu adalah proses sejarah yang berjalan dan itu kami lakukan,” jelas Edward. (JP)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button