Ekonomi

Hingga Maret, Pajak Daerah Asahan Rp6 Miliar: Ini 10 Penyumbang Pajak Tertinggi

ASAHAN, FaseBerita.ID – Pajak daerah Kabupaten Asahan hingga 15 Maret 2019 telah terealisasi sebesar Rp6 miliar lebih atau 11,12 % dari target yang ditetapkan sebesar Rp54 miliar lebih.

Adapun dari 10 pajak daerah tersebut, ada beberapa pajak yang dinilai penyumbang tertinggi hingga Maret, yakni pajak mineral bukan logam dan batuan dengan target Rp1,2 miliar terealisasi Rp430 juta lebih atau 35,88%.

Selanjutnya pajak hiburan dari target Rp1,9 miliar lebih terealisasi Rp 474 juta lebih atau 24,86%, dan pajak restoran target Rp1,7 miliar lebih terealisasi Rp356 juta lebih atau 20,74%.

Kemudian, Pajak Penerangan Jalan (PPJ) target Rp 24 miliar lebih terealisasi sebesar Rp3,7 miliar lebih atau 15,11%. Sedangkan pajak lainya rata-rata masih di bawah 10%.

“Potensi pajak daerah ini sangat menjanjikan, maka itu pajak daerah adalah harga diri pemerintah daerah. Karena dari pajak tersebut daerah bisa membiayai pembangunan,” kata Kepala Bappenda Asahan Mahendra, saat dihubungi, wartawan, kemarin (5/4).

Terkait realisasi ke-10 pajak daerah tersebut hingga Desember, Mahendra menjelaskan pihaknya berjanji akan terus meningkatkan pendapatan pajak daerah. Pihaknya ke depan akan mempersiapkan sejumlah program untuk meningkatkan pajak daerah.

“Realisasi pajak daerah ini terus bergerak setiap harinya. Kita optimis bisa memenuhi target pajak daerah yang ditetapkan. Namun harapan kami seluruh pihak bisa membantu dan mendukung kinerja Bappenda Asahan,” ungkap Mahendra. (Per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button