Ekonomi

Harga Tak Kunjung Naik Petani Karet Kian Resah

FaseBerita.ID – Petani karet semakin mengeluh akibat kondisi harga yang tidak kunjung mengalami kenaikan. Dalam kurun waktu beberapa bulan ini, harga jual tersebut masih tetap Rp5.500 per kilogramnya.

Manan, salah seorang petani karet di Panyabungan, menuturkan, pengeluarannya dengan pendapatan yang dihasilkan dari karet tersebut tidak pernah seimbang akibat harga yang masih tetap dibawah Rp6.000 per kilogramnya.

“Belum lagi biaya produksi maka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ditengah kondisi saat ini sungguh membuat resah. Itu kalau luas kebunnya luas, tapi permasalahannya tidak semua petani mempunyai kebun seluas itu. Masih banyak petani yang mempunyai lahan tidak sampai 1 hektar. harusnya ini menjadi perhatian serius pemerintah,” tuturnya.

Beberapa bulan ini memang harga karet tidak kunjung naik. Bahkan lebih sering turun dan petani semakin resah menatap masa depan, khususnya petani yang hanya memiliki penghasilan dari karet tersebut.

“Saya sangat berharap pemerintah mempunyai gagasan dan bisa menerapkannya dalam rangka menaikkan harga karet sehingga kesejahteraan kami selaku petani bisa meningkat. Harga karet tidak akan naik kalau kita masih mengekspor barang mentah, pemerintah harusnya bisa mendorong pengolahan karet dilakukan di Indonesia langsung,” sambungnya.

Melihat ini membuat kondisi petani karet semakin sengsara. Bahkan tidak jarang banyak petani karet yang banting setir ke pekerjaannya.

Sementara itu Rahim, selaku pengepul, menyampaikan kondisi pasar karet belakangan ini tidak baik. Sehingga petani banyak yang mengeluh.

“Aku juga kasihan melihat petani karena harga karet yang rendah dan tidak naik belakangan ini, tapi mau gimana lagi kita juga tidak bisa membeli karet petani dengan tinggi karena harga di tingkat global sangat rendah,” ungkap Rahim. (Mag 01)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button