Ekonomi

Harga Kelapa Sawit Masih Bersahabat

FaseBerita.ID – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dianggap masih bersahabat dengan petani. Pasalnya, harga jual TBS kelapa sawit di tingkat petani hingga kini berada di kisaran Rp1.600 per kilogram dan hal itu sangat disyukuri para petani kelapa sawit.

Sonata (33) seorang petani kelapa sawit di Desa Unte Mungkur IV, Kecamatan Kolang, Tapteng, mengatakan harga jual TBS kelapa sawit di desa mereka sejak bulan November 2020 lalu hingga Januari 2021 masih terus bertahan di kisaran Rp1.550 per kilogram, bahkan kini harga jualnya telah mengalami kenaikan lagi.

“Kita sangat bersyukurlah, sampai sekarang harganya masih stabil, bahkan sekarang sudah naik lagi jadi Rp1.600 per kilogram. Itu naiknya Sabtu (9/1/2021) lalu sewaktu saya jual (kelapa sawit,red),”kata Sonata kepada New Tapanuli, Senin (11/1).

Meski kenaikan harga jual TBS kelapa sawit di tingkat petani itu hanya sebesar Rp50 hingga Rp100 per kilogramnya, lanjut Sonata, mereka para petani sawit sangat bersyukur.

“Memang kecil, meskipun gitu kita ya tetap sangat bersyukurlah. Tapi harga di sini itu bervariasi, ada juga toke (pengepul,red) yang beli kelapa sawit petani dengan harga Rp1.650 per kilogramnya,” ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan Herman (39) petani sawit di Desa Makarti Nauli, Kecamatan Kolang. Dengan harga jual kelapa sawit yang hingga kini belum mengalami penurunan, bahkan mengalami kenaikan, Herman mengaku sangat mensyukurinya.

“Biasanya kalau naiknya (harga jual kelapa sawait,red) itu dekat penghujung tahun, dalam waktu dekat biasanya itu udah turun (harga,red), tapi kalau sekarang ini sudah memasuki awal tahun harga jualnya pun masih bertambah,” ujarnya.

Ia berharap, kondisi harga jual TBS kelapa sawit saat ini dapat bertahan sehingga dapat membantu perekonomian para petani kelapa sawit.

“Ya semogalah kondisi (harga,red) ini dapat bertahan, apalagi sulitnya mencari kerja sampingan karena pandemi Covid-19 saat ini,” harapnya. (dh/fabe)

USI